Senin, 11 Mei 2026

Viral

Viral Naik Sepeda ke Sekolah, Guru Honorer di Kalideres Dapat Umrah Raffi Ahmad

Senin, 11 Mei 2026 08:39 WIB
TribunJakarta

TRIBUN-VIDEO.COM - Usai kisahnya viral, rezeki yang diterima Abdul Azis (45), guru honorer di Jakarta Utara, terus mengalir.

Tak hanya menerima hadiah sepeda motor untuk aktivitasnya mengajar ke sekolah, Azis juga kini mendapatkan hadiah umrah dari Raffi Ahmad.

Bukan hanya untuknya, tapi sang istri juga mendapatkan tiket umrah dari sang "Sultan Andara".

Hadiah umrah itu didapat Azis saat dia dan anaknya diundang menjadi bintang tamu salah satu acara televisi yang dipandu oleh Raffi Ahmad.

"Alhamdulilah. Mudah-mudahan semua dapat keberkahan dari Allah," kata Azis saat dimintai tanggapannya, Minggu (10/5/2026).

Azis mengatakan, kemungkinan ia dan sang istri akan berangkat umrah setelah berakhirnya musim haji tahun ini.

"Mungkin setelah Idul Adha karena saat ini kan umrah masih ditutup karena masih musim haji," ucapnya.

Azis mengakui rezeki yang diterimanya memang mengalir dari berbagai pihak setelah kisahnya yang harus mengayuh sepeda lipat dengan membonceng sang anak menuju ke tempatnya mengajar viral di media sosial.

Baca: Di Tengah PHK & Gaji Honorer Seret, BGN Kini Banjir Kritikan soal Pengadaan 21 Ribu Motor Listrik

"Alhamdulihah dapat motor dan uang tunai dari orang baik. Kemudian ada juga yang memberikan uang tunai, dan yang terakhir dari Raffi Ahmad dan Irfan Hakim hadiah umrah," tuturnya.

Viral Kayuh Sepeda ke Sekolah
Nama Abdul Azis viral di media sekolah terkait perjuangannya mengayuh sepeda kurang lebih pulang pergi 10 kilometer tiap hari dari rumahnya di Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat menuju tempatnya mengajar di MI Nurul Islam 1, Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara.

Azis tak sendiri, ia tiap hari membonceng putri sulungnya yang juga sekolah di tempat ia mengajar.

Azis bercerita, dirinya terpaksa menggunakan sepeda lipat milik ponakannya sejak Desember 2025 setelah sepeda motor miliknya hilang.

Alhasil, perjalanan yang sebelumnya hanya memakan waktu 10 menit kini berubah menjadi hingga 30 menit.

Jalur yang ia lalui merupakan jalan besar yang dipadati kendaraan berat, termasuk truk kontainer. Risiko kecelakaan menjadi ancaman nyata setiap harinya.

Selain, itu ia juga harus melewati tanjakan yang cukup tinggi hingg amembuatnya harus turun menuntun sepedanya.

“Kadang takut, khawatir kesenggol kendaraan besar. Tapi tetap dijalani,” tuturnya.

Baca: Seskab Klaim RI Sejahterakan Guru, Insentif Tenaga Pengajar Honorer Naik Rp400 Ribu Era Prabowo

Gaji Rp 2 Juta

Azis mengungkapkan, penghasilannya sebagai guru honorer saat ini berada di kisaran Rp 2 juta per bulan. Nominal tersebut, menurutnya, masih jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Gaji saya untuk saat ini sebetulnya bertahap, dari awal masuk itu di tahun 2018 sekitar Rp 700 ribu Sekarang alhamdulillah sekitar Rp 2 juta.

Tapi kalau untuk kebutuhan sehari-hari, saya rasa sangat kurang, karena saya menghidupi istri dan dua anak,” ujarnya saat berbincang dengan TribunJakarta.com pada Kamis (23/4/2026) malam.

Kebutuhan rumah tangga yang terus berjalan membuat kondisi semakin menantang.

Azis harus memikirkan kebutuhan dasar seperti makanan, biaya sekolah anak, hingga kebutuhan bayi seperti susu dan pampers.

Baca: Ratusan Honorer Datangi Kantor Bupati Donggala, Tuntut Status PPPK dan Gaji 3 Bulan

“Kebutuhan anak saya yang masih kecil, susunya, pampersnya, lalu juga biaya sekolah dan jajan anak, ditambah kebutuhan makan sehari-hari keluarga, itu sangat-sangat tidak mencukupi,” katanya.

Tak tinggal diam, Azis berusaha mencari tambahan penghasilan di luar pekerjaannya sebagai guru honorer.

Ia menyebut, berbagai kegiatan sampingan menjadi “batu loncatan” untuk sedikit menutup kekurangan.

“Karena kebutuhan sangat kurang, saya coba cari tambahan dari kegiatan di luar. Walaupun tidak seberapa, paling tidak bisa menambah sedikit,” ungkapnya.

Salah satu sumber penghasilan tambahan tersebut datang dari aktivitasnya sebagai guru ngaji dan penceramah.

Azis rutin mengajar pengajian untuk orang dewasa, serta menerima undangan ceramah di berbagai kesempatan.

“Alhamdulillah, saya jadi guru marawis untuk anak-anak. Kemudian juga ngajar ngaji untuk orang dewasa, biasanya di pengajian malam Jumat dan Minggu subuh. Kadang juga ada panggilan ceramah, seperti jadi khatib Jumat, acara Maulid, bahkan di acara kematian,” jelasnya.

(*)

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Rezeki Terus Mengalir, Guru Honorer Viral Kayuh Sepeda ke Sekolah Kini Dapat Umrah dari Raffi Ahmad

# viral # guru honorer # Abdul Azis #  Jakarta Utara # Raffi Ahmad

Editor: Fitriana SekarAyu
Video Production: Latif Ghufron Aula
Sumber: TribunJakarta

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved