Rabu, 17 Juni 2026

Terkini Nasional

Diserang Hoax, Akses Internet Diblokir di Papua

Kamis, 29 Agustus 2019 07:33 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara menyatakan ada 270.000 kanal berita bohong atau hoax yang bertebaran di media sosial terkait rusuh di Papua.

Dia menyebutkan, Twitter menjadi media yang paling banyak menyebarkan konten hoax, diikuti Youtube, Instagram dan Facebook.

Hal inilah yang menjadi alasan pemerintah membatasi akses internet di Papua.

"Situasi Papua di layar komunikasi yang dibatasi, apa yang dibatasi? Hanya data. Kita masih bisa berkirim SMS kita masih bisa menelepon dan menerima telepon," tutur Menkominfo saat acara Mukernas Persatuan Radio TV Publik Daerah Seluruh Indonesia (Persada.id) di Atria Hotel, Serpong, Tangerang, Rabu (28/8/2019).

SMS dan telepon tidak dibatasi, menurut Rudiantara membaca SMS akan membuat seseorang dapat berpikir sejenak dan tidak langsung menelan mentah-mentah informasi.

Berbeda dengan video, orang akan langsung menerima informasi dan menelannya tanpa berpikir panjang.

"Mengapa SMS masih diperbolehkan. Kecenderungan secara psikologis kalau membaca ada kesempatan orang mencerna ini benar atau tidak," terang Menkominfo.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kominfo Klaim Ada 270.000 Kanal Hoax Bertebaran di Medsos Terkait Rusuh Papua

ARTIKEL POPULER:

Baca: Menkominfo Sebut 270.000 Kanal Sebar Hoax Selama Kisruh Papua

Baca: Unjuk Rasa di Papua Kembali Terjadi, 1 Anggota TNI Tewas Terkena Panah

Baca: Gubernur Papua Lukas Enembe dan Khofifah Ditolak Masuk Asrama Mahasiswa Papua

TONTON JUGA:

Editor: Alfin Wahyu Yulianto
Video Production: Ananda Bayu Sidarta
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved