Selasa, 28 April 2026

Menkominfo Sebut 270.000 Kanal Sebar Hoax Selama Kisruh Papua

Rabu, 28 Agustus 2019 19:58 WIB
Tribunnews.com

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lita Febriani

TRIBUN-VIDEO.COM - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara mengungkap bahwa ada 270.000 kanal sebar berita bohong atau hoax yang bertebaran di media sosial selama kisruh di Papua.

Twitter menjadi media yang paling banyak menyebarkan konten hoax, diikuti Youtube, Instagram dan Facebook.

Hal inilah yang menjadi alasan pemerintah membatasi akses internet di Papua.

"Situasi Papua di layar komunikasi yang dibatasi, apa yang dibatasi? Hanya data. Kita masih bisa berkirim SMS kita masih bisa menelepon dan menerima telepon," tutur Menkominfo saat acara Mukernas Persatuan Radio TV Publik Daerah Seluruh Indonesia (Persada.id) di Atria Hotel, Serpong, Tangerang, Rabu (28/8/2019).

SMS dan telepon tidak dibatasi, menurut Rudiantara membaca SMS akan membuat seseorang dapat berpikir sejenak dan tidak langsung menelan mentah-mentah informasi.

Berbeda dengan video, orang akan langsung menerima informasi dan menelannya tanpa berpikir panjang.

"Mengapa SMS masih diperbolehkan. Kecenderungan secara psikologis kalau membaca ada kesempatan orang mencerna ini benar atau tidak," terang Menkominfo.(*)

Editor: Novri Eka Putra
Video Production: Novri Eka Putra
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Menkominfo   #hoax   #kanal   #YouTube   #Instagram   #Facebook

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved