Senin, 18 Mei 2026

Tribunnews Update

2 Warga Singapura Suspek Hantavirus dari Klaster Kapal Pesiar MV Hondius, Menkes Budi Hubungi WHO

Jumat, 8 Mei 2026 12:41 WIB
Tribun Video

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Dua warga Singapura yang sempat berada di kapal pesiar MV Hondius kini diisolasi.

Mereka tengah menjalani pemeriksaan setelah muncul wabah hantavirus di kapal tersebut.

Menurut laporan Badan Penyakit Menular Singapura (CDA), dua orang yang diisolasi berumur 65 dan 67 tahun.

Keduanya diketahui berada di kapal pesiar MV Hondius sejak kapal itu berangkat dari Ushuaia, Argentina, pada 1 April 2026.

Baca: Detik-detik Rumah Anggota BPK RI Haerul Saleh Terbakar, Diduga Dipicu Sisa Tiner Renovasi

Kemudian, mereka turun dari kapal dan sempat berada dalam penerbangan yang sama dengan pasien terkonfirmasi hantavirus menuju Johannesburg, Afrika Selatan, dari Saint Helena pada 25 April.

Jika hasil tes kedua warga Singapura itu negatif, mereka tetap akan menjalani karantina selama 30 hari sejak paparan terakhir.

Sebab, sebagian besar kasus hantavirus diperkirakan menunjukkan gejala dalam periode tersebut.

Sementara itu jika mereka dinyatakan positif, mereka akan tetap dirawat di rumah sakit untuk pemantauan dan perawatan.

Sejauh ini, delapan kasus hantavirus termasuk tiga kematian telah dikaitkan dengan klaster di kapal MV Hondius.

Baca: Nikita Willy Makin Mantap Berhijab usai Pulang Umrah, Tersentuh Hadiah Kerudung dari Sang Anak

Tiga kasus telah dipastikan positif, sementara kasus lainnya masih dalam penyelidikan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menilai risiko penyebaran global saat ini masih rendah.

Hantavirus sendiri umumnya menular melalui paparan debu yang terkontaminasi urine, kotoran, atau air liur hewan pengerat yang terinfeksi.

Meski begitu, WHO tidak mengesampingkan potensi penularan dari manusia ke manusia mengingat terjadi kontak erat antar penumpang yang meninggal di kapal.

Baca: Mentan Amran Sulaiman Melayat Anggota BPK RI Haerul Saleh, Kenang Sosoknya Sederhana & Pekerja Keras

Sementara itu, Menteri Kesehatan Indonesia Budi Gunadi Sadikin menyebut hantavirus adalah virus berbahaya.

Karenanya, pemerintah langsung berkoordinasi dengan WHO untuk mendapat pedoman penanganan dan deteksi dini.

"Virus ini kan lumayan virus yang berbahaya, jadi kita sudah koordinasi dengan WHO, kita minta guidance untuk bisa melakukan skriningnya," kata Budi di kantor Kemenkes, Jakarta, Kamis (7/5/2026).

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di laman resmi CDA dengan judul, Langkah-langkah kesehatan publik diaktifkan untuk dua warga Singapura yang berada di atas kapal MV Hondius

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Nathanael MoerRahardian
Sumber: Tribun Video

Tags
   #warga Singapura   #hantavirus   #Kapal Pesiar   #MV Hondius   #WHO

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved