Terkini Nasional
TINDAK TEGAS! Menag Nasaruddin Umar Cabut Izin Ponpes Ndolo Kusumo Pati Dan Hukum Berat Kiai Cabul!
TRIBUN-VIDEO.COM - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengaku prihatin dengan adanya kasus kekerasan seksual yang terjadi di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo, Pati, Jawa Tengah.
Bagi Menag Nasaruddin, tindakan kekerasan seksual dalam bentuk apapun tidak bisa ditoleransi. Apalagi jika terjadi di pondok pesantren.
"Saya merasa sedih dan prihatin dengan kasus kekerasan seksual yang terjadi di pesantren. Salah satunya di pesantren Ndolo Kusumo Pati."
"Tindakan semacam ini tidak bisa dibiarkan. Saya tidak bisa menoleransi kekerasan seksual dalam bentuk apapun dan dimanapun sebetulnya, apalagi di pondok pesantren," kata Nasaruddin dalam video keterangannya yang diunggah di akun Instagram resmi @nasaruddin_umar, pada Rabu (6/5/2026).
Lebih lanjut, Menag Nasaruddin menegaskan bahwa kita harus melawan setiap tindakan yang merendahkan martabat kemanusiaan.
Nasaruddin juga mendukung proses hukum yang hingga saat ini masih dilakukan oleh aparat penegak hukum.
Atas perbuatan kekerasan seksual di Ponpes Ndolo Kusumo Pati, Nasaruddin pun mendesak pelaku diberikan hukuman berat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
"Setiap tindakan yang merendahkan martabat kemanusiaan harus kita lawan, harus kita hadapi. Saya mendukung proses penegakan hukum yang dilakukan oleh aparat. Hukum berat pelaku sesuai dengan ketentuan," tegas Nasaruddin.
Izin Operasional Ponpes Ndolo Kusumo Dicabut Kemenag
Nasaruddin menambahkan, kini Kemenag sudah resmi mencabut izin operasional Ponpes Ndolo Kusumo, Pati.
Selain itu, proses pendaftaran santri baru di Ponpes Ndolo Kusumo juga sudah dihentikan.
Untuk para santri di Ponpes Ndolo Kusumo, Kemenag telah memfasilitasi proses pemindahan dan terus memberikan pengawalan.
Proses pemindahan santri ini dilakukan agar para santri bisa tetap melanjutkan pendidikan mereka.
"Kementerian Agama juga sudah menghentikan pendaftaran santri baru di Pesantren Doro Kusumo. Dan saat ini dalam proses pencabutan izin operasional."
"Bersamaan dengan itu, Kementerian Agama juga sedang mengawal dan memfasilitasi pemindahan para santri agar dapat melanjutkan pendidikannya," ungkap Nasaruddin.
Terakhir, Nasaruddin kembali menegaskan bahwa Pondok Pesantren seharusnya bisa menjadi ruang aman bagi para santri.
Untuk itu, ke depannya Kemenag akan melakukan penguatan pembinaan dan pengawasan, agar kasus kekerasan seksual serupa tidak terjadi lagi.
Baca: AKHIR PELARIAN Ashari, Kiai Cabul yang Kabur & Ditangkap di Wonogiri, Akui Tersangka Pencabulan
Baca: Mesum, Sejoli Lakukan Asusila di Perlintasan Rel Kereta, Camat Jatinegara Buka Suara
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Menag Desak Pelaku Kekerasan Seksual di Ponpes Ndolo Kusumo Pati Dihukum Berat: Tak Bisa Ditoleransi
Video Production: Ilham Bintang Anugerah
Sumber: Tribunnews.com
Terkini Nasional
Sempat Kabur, Pelarian Ashari Kiai Cabul Asal Pati Berakhir seusai Safari ke Makam-makam Keramat
2 hari lalu
Tribunnews Update
Terungkap! Kiai Cabul di Pati Kerap Pindah Persembunyian Sebelum Akhirnya Ditangkap di Wonogiri
2 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.