TRIBUNNEWS UPDATE
Reaksi Prabowo soal Evaluasi Pemilihan Kapolri dari Reformasi Polri, Kini Tak Lagi Fit Proper Test
TRIBUN-VIDEO.COM - Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie, mengungkapkan bahwa mekanisme pengangkatan Kapolri diputuskan tidak mengalami perubahan setelah melalui diskusi panjang bersama Presiden Prabowo Subianto.
Hal ini disampaikan Jimly dan tim reformasi Polri seusai bertemu dengan Presiden Prabowo di istana negara pada Selasa (5/5/2026).
"Kami juga melaporkan kami ada perbedaan pendapat tentang metode pengangkatan Kapolri, sebagian di antara kami berpendapat pengangkatan Kapolri tidak perlu dikonfirmasi atau mendapat persetujuan DPR. Sebagian di antara kami berpendapat tetap seperti sekarang, setelah berdiskusi plus minusnya Bapak Presiden memberi arahan ya sudah seperti sekarang saja," ujar Jimly.
Nantinya, Kapolri tetap akan diangkat oleh Presiden atas persetujuan DPR, serupa dengan praktik yang berlaku pada Panglima TNI.
Menurutnya, hal tersebut merupakan pemenuhan hak parlemen untuk menyetujui atau tidak menyetujui calon yang diajukan.
"Jadi Kapolri tetap diangkat oleh Presiden atas persetujuan dari DPR seperti praktik sekarang ini, baik untuk Polri maupun Panglima TNI sesuai dengan ketentuan undang-undang itu bukan bidang proper test DPR tapi disetujui atau tidak disetujui, itu namanya right to confirm dari parlemen. Jadi beda, jadi Presiden hanya mengajukan satu nama DPR boleh setuju, boleh tidak," tegas Jimly. (Tribun-Video.com)
Baca: KPRP Serahkan Rekomendasi ke Prabowo, Pengangkatan Kapolri Tetap Lewat Persetujuan Parlemen
Baca: Prabowo Panggil Menhan hingga Kapolri ke Hambalang, Bahas Isu Strategis dan Pertahanan Negara
Reporter: Nila
Video Production: Ardrianto SatrioUtomo
Sumber: Tribunnews.com
Terkini Nasional
Menkeu Purbaya Beri Klarifikasi soal Batal Haji, Tegaskan Tak Ada Permintaan dari Prabowo
Kamis, 21 Mei 2026
Tribunnews Update
Reaksi PBB seusai Lihat Video Aktivis Flotilla Dipaksa Israel Berlutut: Kembalikan Mereka ke Rumah!
Kamis, 21 Mei 2026
Tribunnews Update
Mojtaba Khamenei Dilaporkan Cedera Parah usai Serangan AS, Iran Bantah: Terluka Ringan di Telinga
Kamis, 21 Mei 2026
Tribunnews Update
Pidato Prabowo: Rakyat Kita Tak Mimipi Kaya Raya, tapi Ingin Hidup dengan Layak
Kamis, 21 Mei 2026
Tribunnews Update
Terungkap! Kongres AS Bongkar Kerugian AS dalam Perang dengan Iran, 42 Pesawat Rp 46 Triliun Hancur
Kamis, 21 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.