Selasa, 2 Juni 2026

Terkini Daerah

Protes Jalan Rusak 2,5 Km Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Blora Tanam 30 Pohon Pisang di Tengah Jalan

Selasa, 2 Juni 2026 11:39 WIB
Tribun Video

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.

TRIBUN-VIDEO.COM – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video aksi protes dari masyarakat di wilayah Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah, pada Minggu (31/5).

Masyarakat setempat nekat melakukan aksi menanam sekitar 30 pohon pisang secara massal di sepanjang jalan yang rusak dan berlubang mencapai radius sekira 2,5 kilometer.

Aksi teatrikal ini sengaja digelar sebagai bentuk protes keras serta luapan kekecewaan warga lantaran fasilitas jalan utama tersebut tak kunjung mendapatkan perbaikan dari pemerintah.

Kemarahan warga kian memuncak karena berbagai macam aduan serta keluhan yang mereka layangkan selama ini terkesan diabaikan dan belum mendapatkan solusi yang jelas dari pihak terkait.

Seorang warga setempat, Sunoto, menyatakan bahwa aksi ini juga dipicu oleh rasa ketersinggahan masyarakat atas pernyataan dari Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.

Warga menilai statmen yang dikeluarkan oleh orang nomor satu di Jawa Tengah tersebut seolah-olah menganggap agenda pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Randublatung bukanlah prioritas penting.

Atas dasar itulah, warga kini mendesak Gubernur Jateng untuk memberikan klarifikasi serta penjelasan secara langsung, sekaligus meminta pemerintah segera turun tangan memperbaiki akses jalan yang rusak berat tersebut.

Baca: Fadia Sebut Bersama Gubernur Jateng saat OTT KPK, Ahmad Luthfi Bantah Tudingan: Kita Tidak Tahu

Sebelumnya, persoalan jalan rusak di kawasan itu sudah sempat disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, kepada Gubernur Ahmad Luthfi.

Keluhan itu diutarakan dalam forum resmi acara Rembug Pembangunan Jawa Tengah yang diselenggarakan di Kudus pada Selasa (26/5) lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Blora menegaskan bahwa kondisi jalan berlubang di daerahnya sudah lama dikeluhkan masyarakat karena sangat mengganggu aktivitas warga.

Namun, dalam responsnya, Gubernur Luthfi justru menyebut bahwa realisasi perbaikan jalan harus melalui proses pengecekan berkala terlebih dahulu dan wajib disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah yang tersedia.

Lebih lanjut, Luthfi malah menyinggung pengalamannya terkait kasus di daerah lain yang sempat viral akibat jalan rusak, seraya menambahkan bahwa menjadi pejabat publik memang harus selalu siap menghadapi sorotan serta kritik tajam dari masyarakat.

(Tribun-Video.com)

Editor: Ghozi LuthfiRomadhon
Video Production: Lulu Adzizah F
Sumber: Tribun Video

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved