Selasa, 2 Juni 2026

Konflik Timur Tengah

Jerman Desak Iran Buka Selat Hormuz seusai Trump Tarik 5 Ribu Tentara AS di Jerman

Senin, 4 Mei 2026 13:37 WIB
Sumber Lain

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) mengumumkan bakal menarik lebih dari 5.000 pasukan militernya dari Jerman.

Penarikan ribuan tentara AS dari Jerman itu merupakan imbas dari memburuknya relasi kedua negara tersebut.

Setelah kebijakan tersebut Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul kini mendesak Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Desakan itu disampaikan Menlu Jerman saat melakukan panggilan telepon dengan Menlu Iran Abbas Araghchi dilansir dari The Times of Israel pada Senin (4/5).

Wadhepul mengatakan bahwa Jerman mendukung solusi diplomatik untuk menyelesaikan ketegangan antara Iran dan AS.

Baca: Sopir Pajero yang Tabrak Lari Kakek Penjual Buah di Duren Sawit Jakarta Kini Diburu Polisi

Baca: Pernyataan Mengejutkan Trump, Iran Disebut Restui AS Kawal Kapal-kapal di Selat Hormuz

Wadhepul juga meminta agar Iran menghentikan program nuklirnya.

Adapun sebelumnya Kanselir Jerman Friedrich Merz mengatakan bahwa Iran sedang menghina AS di meja perundingan.

Pernyataan itu membuat Trump memutuskan untuk menarik 5.000 pasukannya dari Jerman.

AS juga menaikkan tarif impor mobil Uni Eropa dari yang tadinya 15 persen menjadi 25 persen.

Merz mengatakan bahwa isu penarikan pasukan AS dari Jerman merupakan isu lama.

Sementara Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius menyebut bahwa penarikan pasukan AS dari Jerman merupakan sesuatu yang sudah bisa diperkirakan. (Tribun-Video.com/ Umi Wakhidah)

https://www.timesofisrael.com/liveblog_entry/german-fm-in-call-with-iranian-counterpart-demands-hormuz-reopening/

#Selat Hormuz #Jerman #Tentara AS

Editor: winda rahmawati
Video Production: Arifah Nur Shufiyatin
Sumber: Sumber Lain

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved