Selasa, 2 Juni 2026

Terkini Daerah

Diduga Akibat Ledakan Gas Warung Makan, Permukiman Padat di Kemayoran Terbakar Hebat

Selasa, 2 Juni 2026 09:26 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.

TRIBUN-VIDEO.COM – Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat masih terus berjibaku memadamkan kebakaran hebat yang menghanguskan pemukiman padat di Jalan Kemayoran Gempol, RT 02 RW 05, Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, hingga Senin (1/6/2026) pukul 23.30 WIB.

Berdasarkan informasi terbaru di lapangan, dugaan awal penyebab petaka ini berasal dari kebocoran dan ledakan tabung gas di salah satu warung makan yang berada di area tersebut.

Menurut keterangan sejumlah saksi mata, kobaran api pertama kali terlihat membubung tinggi dari tempat usaha kuliner itu sesaat setelah warga setempat mendengar suara ledakan yang cukup keras sebelum akhirnya api menjalar luas ke bangunan lain.

Masyarakat sekitar sebenarnya sudah berupaya melakukan penanganan awal menggunakan alat seadanya, namun amukan api merembet dengan sangat cepat di area padat yang didominasi material berbahan kayu dan triplek semi permanen sehingga upaya mandiri warga tidak membuahkan hasil.

Baca: Gerak Cepat Tangani Kebakaran Kemayoran, Kemendagri Beri Bantuan Logistik dan Tenda Darurat

"Tadi katanya dari warung makan, ada suara ledakan (diduga gas). Warga sini sebenarnya sudah sempat bantu siram pakai alat seadanya, tapi api cepat sekali merembet karena di sini banyak bangunan semi permanen," ujar salah seorang warga di lokasi kejadian.

Guna melokalisir titik api di sekitar Masjid Jami Al-Ihsan, kekuatan personel Damkar Jakarta Pusat dikerahkan secara masif dengan menerjunkan sebanyak 35 unit mobil pemadam kebakaran berkekuatan total 106 personel.

Perwira Piket Damkar Jakarta Pusat, Yuli Sahroni, mengonfirmasi bahwa hingga menjelang tengah malam status kebakaran di kawasan Kemayoran ini masih berada dalam "Situasi Merah".

Upaya pemadaman di lapangan menghadapi kendala serius karena akses masuk menuju titik api didominasi oleh gang-gang yang sempit, diperparah oleh kerumunan warga yang menonton kejadian sehingga menghambat pergerakan armada serta penggelaran selang air petugas.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai adanya korban jiwa maupun luka-luka akibat peristiwa tersebut, namun sejumlah petugas medis beserta armada ambulans telah bersiaga penuh di perimeter luar untuk mengantisipasi adanya warga atau petugas yang mengalami sesak napas akibat kepungan asap tebal.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Editor: Ghozi LuthfiRomadhon
Video Production: Untung
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved