Terkini Daerah

Gunung Merapi kembali Luncurkan Awan Panas

Rabu, 28 Agustus 2019 09:08 WIB
Tribun Jogja

Laporan Wartawan Tribun Jogja Wahyu Setiawan Nugroho

TRIBUN-VIDEO.COM, YOGYAKARTA - Menyusul munculnya guguran awan panas Gunung Merapi yang terjadi pada Selasa (27/8/2019) petang, Kepala BPPTKG Yogyakarta Hanik Humaida mengimbau agar warga tidak resah.

Menurut Hanik, guguran awan panas Gunung Merapi masih berada pada radius dibawah tiga kilometer.

Pihaknya tidak menampik bahwa guguran awan panas ini menjadi salah satu yang terpanjang sepanjang satu minggu terakhir.

"Tetapi tidak (yang terpanjang) untuk selama erupsi yang sudah terjadi sejak tahun lalu," kata Hanik saat dihubungi TribunJogja.com, Selasa (27/8/2019) malam.

Terkait rekomendasi Hanik menegaskan masih sama dengan rekomendasi sebelumnya yakni jarak aman adalah tiga kilometer dari puncak dan mengosongkan area tersebut dari segala aktivitas warga.

"Warga tak perlu resah, rekomendasi masih sama. Jarak aman tiga kilometer," tambahnya.

Hanik juga mengajak agar masyarakat tak terpancing isu-isu yang belum valid kebenarannya.

Ia mengajak masyarakat untuk terus memantau informasi resmi yang dikeluarkan oleh BPPTKG.

Sebelumnya, Gunung Merapi dilaporkan telah meluncurkan awan panas guguran sejauh 2.000 meter pada Selasa (27/8/2019) petang tepatnya pukul 18.09 WIB.

Awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo max. 70 mm dan durasi ±198.90 detik.

Awan panas meluncur ke arah tenggara atau hulu kali Gendol.(TRIBUNJOGJA.COM)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 2 Kilometer, Terpanjang Sepekan Terakhir

ARTIKEL POPULER:

Baca: The Lost World Castle, Tempat Wisata di Lereng Gunung Merapi, Yogyakarta dengan Arsitektur Unik

Baca: Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas, Status Waspada Level II

Baca: Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran, Status Masih pada Level III atau Waspada

TONTON JUGA:

Editor: fajri digit sholikhawan
Video Production: Bintang Nur Rahman
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved