Local Experience
Mengintip Keindahan Tuk Mudal, Lengkap dengan Cerita Mitosnya
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Tuk Mudal merupakan satu lokasi yang akan ditemukan ketika berwisata ke Pasar Slumpring, Desa Cempaka, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.
Lokasinya berada di dekat pintu masuk Pasar Slumpring sehingga sangat mudah ditemukan.
Airnya yang jernih, ditambah terdapat wahana sepeda air bebek dan flying fox di atas nya membuat Tuk Mudal banyak diminati pengunjung.
Apalagi di bagian kolam Tuk Mudal juga bisa dimanfaatkan untuk bermain air, renang atau hanya sekadar mencelupkan kaki ke air jernih menyegarkan.
Siapa sangka di balik kejernihan air Tuk Mudal terdapat cerita (mitos) asal usul kemunculannya saat pertama kali.
Pengelola Pasar Slumpring Desa Cempaka, Abdul Khayi, menceritakan sedikit tentang asal usul Tuk Mudal.
Diceritakan Abdul Khayi, dahulu ada pendatang konon katanya berasal dari jaman Kerajaan Mataram.
Pendatang tersebut ke Desa Cempaka dan hal pertama yang dicari adalah sumber mata air.
Pada saat itu sumber mata air di Desa Cempaka masih sangat minim.
"Konon pendatang tersebut menancapkan tombaknya ke tanah kemudian diangkat. Setelahnya keluar air mudal-mudal atau sangat banyak (melimpah) sehingga oleh warga terdahulu diberi nama Tuk Mudal," cerita Abdul Khayi, pada Tribunjateng.com.
Diterangkan Abdul Khayi, Tuk Mudal merupakan mata air alami yang sebelumnya difungsikan warga sekitar untuk tempat pengambilan air (keperluan rumah tangga) dan saluran irigasi.
Namun sekarang ini sudah ada aliran air dari desa yang disalurkan ke rumah warga sehingga Tuk Mudal sekarang ini fungsi utamanya sebagai irigasi persawahan sekitar 200 hektare.
Selain itu ada sebagian warga yang masih memanfaatkan aliran air Tuk Mudal untuk mencuci pakaian.
Kolam Tuk Mudal panjangnya sekitar 50 meter lebih, lebar kolam kurang lebih 40 meter dengan kedalaman ada yang 2 meter dan 1,5 meter.
"Sampai sekarang di Desa Cempaka terdapat tujuh mata air yang konon ceritanya ketika malam jumat kliwon banyak orang-orang yang datang khususnya dari daerah Jawa Barat. Mereka mandi pukul 00.00 WIB. Mitosnya mandi di pertemuan tujuh mata air ini bisa sebagai penglaris dan awet muda," ungkap Abdul Khayi.
Dengan tiket masuk Rp5 ribu per orang pengunjung sudah bisa menikmati kawasan Pasar Slumpring termasuk main air di Tuk Mudal.(*)
Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Mitos Tuk Mudal di Kawasan Pasar Slumpring Tegal, Muncul Setelah Tombak Ditancapkan.
Program : Local Experience
Editor: Untung Sofa Maulana
#localexperience #bumijawa #tegal #wisata #mistis #wisataair #tukmudal #asalusul #pasarslumpring
Video Production: Untung SofaMaulana
Sumber: Tribun Jateng
Local Experience
Bukit Cinta Watu Prahu Klaten, Wisata Romantis dengan Spot Foto dan Panorama Senja yang Memukau
1 hari lalu
Local Experience
Serunya Jelajah Museum MACAN, Wisata Seni Modern Hits dengan TiketMulai Rp66 Ribu!
1 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.