Senin, 27 April 2026

Internasional

Israel Tunggu Lampu Hijau AS untuk Lanjutkan Perang Iran

Sabtu, 25 April 2026 12:22 WIB
Sumber Lain

TRIBUN-VIDEO.COM - Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan negaranya siap melanjutkan perang melawan Iran.

Ia menyebut Israel saat ini menunggu “lampu hijau” dari Amerika Serikat (AS) untuk melanjutkan operasi militer.

Katz mengatakan sejumlah target telah ditandai, terutama untuk menyelesaikan penghapusan dinasti Khamenei.

"Israel siap untuk melanjutkan perang melawan Iran. IDF siap dalam pertahanan dan serangan, dan target telah ditandai. Menunggu lampu hijau dari Amerika Serikat, terutama untuk menyelesaikan penghapusan dinasti Khamenei," kata Katz.

Dilansir dari Viory, Ia bahkan menyebut rencana untuk “mengembalikan Iran ke Zaman Batu” dengan menghancurkan infrastruktur vital, Jumat (24/4).

Target tersebut meliputi fasilitas energi, listrik, serta infrastruktur ekonomi nasional Iran.

Katz juga mengklaim bahwa kepemimpinan Iran saat ini berada dalam posisi terpojok.

Ia menuduh Iran melakukan “pemerasan energi” di tengah meningkatnya ketegangan regional.

Pernyataan tersebut muncul di tengah ketidakpastian putaran kedua negosiasi antara AS dan Iran di Islamabad.

Iran melalui juru bicara Kementerian Luar Negeri menyebut belum ada keputusan final terkait partisipasi dalam pembicaraan tersebut.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump menyatakan gencatan senjata diperpanjang, meski blokade terhadap Iran tetap diberlakukan hingga ada kesepakatan.

Baca: Sayembara Global 10 Juta Dollar! Amerika Serikat Kejar Pemimpin Milisi Pro-Iran Abu Waala al Waeli

Baca: Media Israel Soroti Kepemimpinan Netanyahu Dinilai Picu Krisis Internal dan Ancaman Bencana Besar

(Tribun-Video.com/Alinda Panca)

https://www.viory.video/en/videos/a3054_23042026/israel-waiting-for-green-light-from-us-to-resume-war-return-iran-to-stone-age-defmin-katz-says-targets-marked-

Editor: Erwin Joko Prasetyo
Video Production: Arifah Nur Shufiyatin
Sumber: Sumber Lain

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved