Kamis, 23 April 2026

Terkini Nasional

Jusuf Kalla Gemetar saat Klarifikasi Ceramah UGM, Laode Ida: Belum Pernah Beliau Semarah Ini

Kamis, 23 April 2026 08:00 WIB
Tribunnews.com

Unduh aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk mendapatkan pengalaman baru.

TRIBUN-VIDEO.COM - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) periode 2004-2014, Laode Ida, menilai Jusuf Kalla (JK) menunjukkan kemarahan yang tidak biasa saat mengklarifikasi polemik ceramahnya di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Laode Ida, yang sudah mengenal JK sejak kampanye Pilpres 2014, memandang politisi tersebut tidak pernah semarah ini sebelumnya. "Tidak pernah [semarah ini, secara terbuka maupun tertutup]," kata Laode, dikutip dari podcast Madilog yang diunggah di kanal YouTube Forum Keadilan TV, Rabu (22/4/2026).

Ia mengungkapkan bahwa selama ini JK dikenal memiliki cara komunikasi yang sangat santun dan mengayomi. "Komunikasi beliau itu santun sekali, mengayomi, mengedukasi, dan seterusnya. Dia sosok panutan sebetulnya. Teduh, sejuk, aman, nyaman kita kalau bersama beliau. Tidak ada yang kasar yang dikatakan oleh beliau," tutur Laode.

Baca: Gibran Puji Jusuf Kalla Usai Klaim Peran di Karier Jokowi, Tegaskan Idolakan JK Sosok Mentor Bangsa

Namun, dalam konferensi pers di kediamannya baru-baru ini, Laode menyoroti ekspresi JK hingga agak gemetaran saat berbicara. Menurutnya, hal itu menunjukkan kemarahan karena tuduhan penistaan agama sudah menyinggung martabat JK.

"Kali ini ada satu peristiwa, menurut saya, satu suasana kebatinan yang mungkin saja tidak bisa ditahan lagi. Harus diluapkan marahnya itu sampai ekspresinya itu agak gemetaran pada saat ngomong itu," jelas Laode. Ia menilai JK sedang berusaha melindungi martabatnya yang dianggap telah diinjak-injak oleh sasaran fitnah.

Jusuf Kalla sendiri dilaporkan ke polisi setelah potongan ceramahnya di Masjid UGM pada 5 Maret 2026 lalu viral. Ceramah yang membahas konflik Poso dan Ambon serta istilah 'mati syahid' tersebut dituding menistakan ajaran tertentu, meskipun JK telah memberikan klarifikasi bahwa narasi yang beredar telah dipotong dan dipelintir.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Editor: Ghozi LuthfiRomadhon
Video Production: Sekar KinasihBambang
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved