Tribunnews Update
Dalam 39 Hari Operasi, CSIS Sebut AS Habiskan Banyak Rudal Presisi dan Sistem Pertahanan
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Amerika Serikat disebut mengalami pengurasan besar pada persediaan rudal pentingnya selama perang melawan Iran.
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran dari sejumlah analis pertahanan mengenai kemampuan militer AS dalam menghadapi konflik jangka panjang di masa depan.
Berdasarkan analisis laporan Center for Strategic and International Studies (CSIS), AS dilaporkan telah menggunakan hampir setengah stok rudal serangan presisi.
Sekira 50 persen pencegat Patriot, serta lebih dari separuh sistem pertahanan THAAD selama operasi militer berlangsung.
Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa dalam periode sekitar 39 hari, pasukan AS menargetkan lebih dari 13.000 titik serangan.
Laporan Al Mayadeen (22/4) menyebut bahwa operasi tersebut banyak bergantung pada senjata presisi jarak jauh.
Ratusan rudal jelajah Tomahawk dilaporkan telah diluncurkan dari kapal militer.
Setelah penggunaan intensif di fase awal perang, militer AS kemudian disebut beralih ke amunisi yang lebih murah.
Mereka juga menyebut bahwa proses pengisian ulang persenjataan tidak dapat dilakukan dalam waktu singkat.
Dalam laporan itu juga dijelaskan bahwa produksi senjata memakan waktu lebih dari empat tahun sejak pendanaan hingga pengiriman.
Di sisi lain, permintaan dari sekutu AS seperti Ukraina turut memperbesar tekanan terhadap pasokan.
Sehingga Washington harus membagi prioritas kebutuhan militernya sendiri dengan komitmen luar negeri.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Al Mayadeen dengan judul US war on Iran depletes missile arsenal, exposes strategic weaknesses
Reporter: Thalia AshrizarDhanessa
Video Production: Okwida Kris Imawan Indra Cahaya
Sumber: Sumber Lain
Internasional
TRUMP PUSING TUJUH KELILING! Stok Rudal Amerika Menipis Drastis Akibat Perang Sengit Melawan Iran
6 hari lalu
Tribunnews Update
Selat Hormuz Dilintasi 14 Kapal dalam 24 Jam Terakhir, Tujuh Kapal Gunakan Bendera Iran
6 hari lalu
Mancanegara
Kapal Tujuan Singapura! Ini Isi Muatan MT Tifani yang Disita Amerika di Dekat Indonesia
6 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Sempat Abaikan Massa saat Ricuh, Gubernur Kaltim Rudy Masud Muncul di Medsos Sampaikan Terima Kasih
6 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.