Tribunnews Update
Pengakuan Asisten Masinis KA Argo Bromo yang Tabrak KRL di Stasiun Bekasi, Singgung Sinyal Janggal
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Beredar rekaman video amatir pengakuan dari asisten KA Argo Bromo Anggrek yang menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026).
Sang asisten masinis menuturkan bahwa ia bingung dengan sinyal lampu di stasiun.
Kereta pun tak bisa tiba-tiba berhenti lantaran sedang berjalan dengan kecepatan tinggi mencapai 110 km/jam.
Dalam rekaman video tersebut, asisten masinis KA Argo Bromo menyebut bahwa tabrakan terjadi karena miskomunikasi.
Baca: Respons Manajemen Taksi Green SM Terkait Tragedi Bekasi, Siap Kooperatif Dukung Investigasi
Menurutnya, kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi terjadi karena sistem persinyalan yang tidak berfungsi dengan baik.
Ia mengaku mengetahui informasi soal KRL yang tertemper taksi karena menghalangi jalur.
Namun saat itu, ia tak menerima informasi lengkap soal adanya KRL lain yang belum berjalan buntut insiden pertama.
Saat melaju, ia mengaku merasa bahwa sinyal perlintasan Error.
Pasalnya, belum sempat mengcopy informasi, namun sinyal tiba-tiba berubah menjadi merah.
Baca: 10 Jenazah Korban Kecelakaan Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Seluruhnya Perempuan
"Bukan miskomunikasi, kayanya sinyalnya ada yang eror. Tadi diinfoin (ada kecelakaan) cuma saya belum copy informasi sepenuhnya sudah keburu sinyal merah," kata asisten masinis.
Pergantian sinyal yang tidak berjalan baik ini menyebabkan KA jarak jauh itu tak lagi bisa mengambil tindakan signifikan, termasuk pengereman.
Pasalnya, kecepatan saat itu mencapai 110 km/jam.
"Dibilang mendadak nggak sih (pergantian sinyal). Cuman harusnya itu nggak bisa merah soalnya dari Bekasi (sinyal) hijau," tutur asisten masinis.
"Koneksi harusnya, kalau hijau di sini (Bekasi Timur) maksimal kuning, nggak bisa merah," sambungnya.
Baca: Rekam Jejak Taksi Pemicu Tabrakan KRL Bekasi Terbongkar, 4 Kali Dihantam Kereta Sejak Oktober 2025
Sementara itu, Kemenhub memastikan akan melakukan penyelidikan dan evaluasi atas tragedi ini.
Kemenhub juga mendukung langkah-langkah investigasi dari KNKT dan pihak terkait guna mendalami penyebab insiden tersebut.
Hingga Selasa (28/4/2026), korban meninggal dunia akibat tragedi ini mencapai 15 orang.
Sementara puluhan lainnya mengalami luka dan mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. (Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Masih Syok, Asisten Masinis KA Argo Bromo Anggrek Jelaskan Kronologi Tabrak KRL
Reporter: Nila
Video Production: Nathanael MoerRahardian
Sumber: Warta Kota
Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Respons Manajemen Taksi Green SM Terkait Tragedi Bekasi, Siap Kooperatif Dukung Investigasi
3 jam lalu
Tribunnews Update
10 Jenazah Korban Kecelakaan Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Seluruhnya Perempuan
3 jam lalu
Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Rekam Jejak Taksi Pemicu Tabrakan KRL Bekasi Terbongkar, 4 Kali Dihantam Kereta Sejak Oktober 2025
3 jam lalu
Tribunnews Update
Evakuasi Unit KRL yang Kecelakaan di Bekasi Masih Berlanjut, KAI Targetkan Selesai Sesegera Mungkin
3 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.