Kamis, 23 April 2026

Ibrahim Arief Mengaku Sempat Dapat Intimidasi Sebelum Jadi Tersangka Chromebook

Selasa, 21 April 2026 21:15 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook, Ibrahim Arief alias Ibam, mengaku sempat mendapat intimidasi sebelum dirinya ditetapkan sebagai tersangka terkait perkara tersebut.

Hal itu diungkapkannya dalam konferensi pers di kawasan Jakarta Pusat, hari ini, Selasa (21/4/2026).

Ibam mengatakan, dugaan intimidasi itu terjadi pada 24 Juni 2025 yang di mana ia dihubungi oleh seseorang dan diminta untuk membuat sebuah pernyataan terkait perkara yang menjeratnya.

Ia mengaku diancam apabila tidak membuat pernyataan tersebut maka perkaranya akan diperluas.

Kendati demikian, Ibam menyatakan menolak perintah yang diarahkan tersebut.

"Saya diminta waktu itu untuk membuat pernyataan yang mengarah ke atas. Dengan ancaman kalau saya tidak bisa membuat pernyataan seperti itu maka perkaranya akan diperluas," kata Ibam dalam konferensi pers di kawasan Jakarta Pusat, Selasa (21/4/2026).

"Sebelum saya jadi tersangka saya mendapatkan ancaman seperti itu, intimidasi seperti itu," sambungnya.

Terlebih menurutnya sepanjang proses persidangan tidak ada fakta yang menyebut bahwa dirinya pernah mendapatkan arahan untuk mengkondisikan perihal pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek.

"Jadi saya menolak, saya bilang saya enggak tahu, saya memang engga ada arahan, engga ada pernyataan yang saya bisa buat bahwa saya diarahkan ke atas gitu," ucapnya.

Meski begitu Ibam tidak merinci siapa sosok yang disebutnya memberikan intimidasi itu kepada dirinya.

Ibam hanya menjelaskan bahwa dirinya mendapat informasi dari seseorang yang disebut sebagai penghubung untuk menyampaikan pesan itu kepadanya.

"Saya mendapat informasi dari seseorang yang membantu menghubungkan. Dia dikontak 'tolong sampaikan ini ke Ibam' orang tersebut menyampaikan ke saya, saya menjawab ke dia, engga ada yg bisa saya jawab. Tapi saya tau apa yang dimaksud disitu," ujarnya.

Saksikan LIVE UPDATE selengkapnya hanya di YouTube Tribunnews!

Editor: Srihandriatmo Malau
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved