Jumat, 17 April 2026

Live Tribunnews Update

Nasib Guru Besar Unpad Dinonaktifkan Buntut Kasus Dugaan Pelecehan Seksual terhadap Mahasiswi Asing

Kamis, 16 April 2026 17:12 WIB
Tribunnews Bogor

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang Guru Besar Fakultas Keperawatan di Universitas Padjadjaran (Unpad) inisial IY diduga melakukan pelecehan seksual terhadap mahasiswinya.

Isi chat pelaku kepada korban yang merupakan peserta program pertukaran pelajar yang sedang menempuh pendidikan di kampus tersebut viral di media sosial.

Berdasarkan kronologi yang beredar, terduga pelaku dilaporkan berulang kali menghubungi korban melalui aplikasi WhatsApp dan pesan langsung (DM).

Isi pesan tersebut dinilai tidak profesional dan melampaui batas etika akademis.

Baca: Pria Ketahuan Rekam Orang Mandi di Aceh, Terpidana Pelecehan Seksual Dieksekusi Cambuk 17 Kali

Salah satu pesan yang menjadi pusat perhatian adalah permintaan pelaku agar korban mengirimkan foto pribadi.

Korban secara tegas langsung menolak permintaan itu dan menyatakan tidak bersedia membagikan foto pribadi kepada siapa pun.

Meski sudah mendapat penolakan, komunikasi dari pelaku tidak berhenti begitu saja.

Ia melanjutkan pendekatan dengan dalih ingin membantu korban meredakan tekanan akademik.

Walaupun korban sudah menolak dengan jelas, pelaku tetap mengirimkan pesan bernada personal.

Kondisi ini membuat korban merasa sangat tidak nyaman hingga akhirnya memutuskan untuk memblokir akun Instagram pelaku saat masih berada di Indonesia.

Baca: Dugaan Pelecehan Seksual Guru Besar Unpad ke Mahasiswi Asing, Pelaku Dinonaktifkan

Korban kemudian melaporkan tindakan tersebut kepada pihak universitas melalui dosen lain dengan menyertakan bukti percakapan lengkap.

Korban juga mengizinkan bukti tersebut disebarluaskan untuk membuka dugaan pelanggaran etika profesional.

Universitas Padjadjaran langsung mengambil tindakan tegas dengan menonaktifkan sementara guru besar yang bersangkutan.

Padahal, guru besar tersebut baru saja dikukuhkan sebagai guru besar pada Selasa, 14 April 2026.

Rektor Unpad, Prof. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita, menegaskan bahwa pihak kampus sangat serius menangani setiap dugaan kekerasan seksual.

Menurutnya, kampus harus menjadi tempat yang aman bagi seluruh sivitas akademika.

Baca: Nasib 16 Mahasiswa Pelaku Pelecehan Seksual Verbal, Status Akademik Dibekukan hingga 30 April

Kebijakan penonaktifan diambil segera setelah universitas menerima laporan lengkap dari pihak korban.

Langkah administratif ini diambil agar proses penelusuran fakta bisa berjalan secara objektif.

Unpad juga telah membentuk tim investigasi khusus yang melibatkan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS).

Tim ini bekerja sama dengan unsur Senat Fakultas untuk memastikan dasar pemeriksaan yang kuat.

Baca: Bela Pelaku! Orangtua Mahasiswa Kasus Pelecehan di UI Ancam Bawa Barracuda, Klaim Anak jadi Korban

Arief menekankan bahwa pihak universitas tetap berhati-hati dalam melakukan verifikasi terhadap setiap bukti yang masuk.

Namun, ia memastikan bahwa titik keberpihakan universitas tetap berada pada perlindungan korban.

Proses pembuktian akan dilakukan secara seksama melalui perangkat internal yang ada.

Ia menjanjikan bahwa apabila hasil investigasi membuktikan adanya pelanggaran, pihak universitas tidak segan menjatuhkan sanksi.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Isi Chat Nakal Guru Besar Unpad ke Mahasiswi Asing, Minta Foto Bikini di Phuket, Kini Dinonaktifkan

Editor: Rahmat Gilang Maulana
Reporter: Rima Anggi Pratiwi
Video Production: Rahmat Gilang Maulana
Sumber: Tribunnews Bogor

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved