LIVE UPDATE
Blokade Amerika Serikat di Selat Hormuz Dipertanyakan, Kapal Iran Terdeteksi Lolos Melintas
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Status blokade militer Amerika Serikat di Selat Hormuz memicu pertanyaan pada hari kedua pelaksanaannya, Selasa (14/4/2026).
Data pelacakan menunjukkan sejumlah kapal masih melintasi jalur itu, termasuk kapal yang berangkat dari Iran.
Blokade resmi sendiri dimulai Senin (13/4/2026), menargetkan seluruh arus laut dari dan menuju wilayah pesisir Iran.
Kebijakan ini diambil AS untuk menekan pendapatan minyak Iran setelah negosiasi damai gagal.
Baca: Strategi Dagang Alternatif di Perbatasan, Cara Iran Akali Blokade AS di Selat Hormuz
Kedua pihak kini menjalani gencatan senjata dua pekan yang dijadwalkan berakhir 21 April.
Dikutip dari New York Times, beberapa kapal tetap melintas pada hari pertama blokade, menurut data perusahaan analisis perdagangan Kpler.
Kapal-kapal itu berasal dari Iran, membawa produk Iran, atau terkait sanksi pemerintah AS.
Belum jelas apakah kapal tersebut mendapat izin, memanfaatkan masa tenggang, atau lolos dari pengawasan.
Kapal kargo Christianna berbendera Liberia keluar dari Teluk Persia melalui selat pada Senin malam.
Data menunjukkan kapal itu berangkat dari Bandar Imam Khomeini di Iran tanpa membawa muatan.
Kapal Elpis melintasi selat saat blokade mulai diberlakukan berdasarkan data pelacakan.
Baca: Situasi Memanas saat Trump Blokade Selat Hormuz! AS Cegat 2 Kapal Tanker yang Hendak Kabur dari Iran
Kapal itu sebelumnya berada di pelabuhan Bushehr, Iran.
AS pernah menjatuhkan sanksi pada kapal itu saat masih bernama Chamtang.
Data Bloomberg dan Vesselfinder juga mencatat aktivitas kapal lain di sekitar selat.
Kapal tanker Murlikishan memasuki Teluk Persia pada Selasa pagi.
Kapal itu sebelumnya berada di Fujairah, Uni Emirat Arab.
Murlikishan tidak membawa muatan dan pernah dikenai sanksi dengan nama lama MKA.
Baca: KEKUATAN AS DIPERTANYAKAN! 7 Kapal Lolos dari Blokade di Selat Hormuz, Termasuk Tanker Sanksi China
Kapal Manali berbendera Panama juga keluar dari Teluk Persia pada Selasa pagi.
Kapal tersebut tidak terdeteksi berada di bawah sanksi atau terkait pelabuhan Iran.
Sebagian kapal terlihat tertahan sementara akibat kebijakan blokade tersebut.
Dua kapal yang mendekati selat sempat berbalik arah sebelum aturan diberlakukan.
Kapal Guan Yuan Fu Xing mendadak putar balik di dekat selat saat berlayar dari Oman.
Hingga Selasa, kapal itu masih berada di perairan Teluk Oman.
Kapal tanker Rich Starry juga berbalik arah saat mendekati selat sebelum batas waktu.
Baca: Selat Hormuz Macet! Kapal Tanker Minyak Mulai Menumpuk imbas Jalur Pelayaran Diblokade Trump
Beberapa jam kemudian, kapal itu kembali menuju selat dan keluar dari teluk.
Kapal tersebut sebelumnya bernama Full Star dan masuk daftar hitam AS sejak 2023.
Reporter: Yustina Kartika Gati
Videografer: Aditya Wisnu Wardana
Video Production: Agilio OktoViasta
Sumber: Kompas.com
Tribunnews Update
Iran Sebut AS Tak Serius Negosiasi: Sanksi Diperketat, Ditambah Lagi Blokade Laut dan Bajak Kapal
Jumat, 1 Mei 2026
Tribunnews Update
Di Tengah Kabar Bakal Serang Iran Lagi, AS Kirim 6.500 Ton Amunisi dan Peralatan Militer ke Israel
Jumat, 1 Mei 2026
Tribunnews Update
Rangkuman AS-Iran: Rusia Bantu Nuklir Teheran, Prancis Ancam Washington, Kapal Perang AS Terbakar
Jumat, 1 Mei 2026
Tribunnews Update
Orasi di Depan Rakyat Iran, Mahasiswa Indonesia Sampaikan Dukungan & Teriak 'Mampus Amerika-Israel'
Jumat, 1 Mei 2026
Tribunnews Update
Prancis Ancam AS yang Blokade Pelabuhan Iran, Peringatkan Washington akan Terima Konsekuensi Besar
Jumat, 1 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.