Terkini Nasional
Rismon Sindir Roy Suryo Cs yang Hanya Tampil saat Dirinya Cari Data di Kasus Ijazah: Dia Sibuk di TV
TRIBUN-VIDEO.COM - Ahli digital forensik, Rismon Hasiholan Sianipar, marah besar setelah dirinya dilabeli sebagai pengkhianat oleh kubu Roy Suryo.
Rismon, yang kini menempuh jalur damai setelah mengaku menemukan kebenaran baru terkait keaslian ijazah Jokowi, menegaskan bahwa dirinya selama ini bekerja secara independen.
Untuk diketahui, tudingan pengkhianat muncul setelah Rismon berbalik arah dan meminta maaf kepada keluarga Jokowi.
Menurut Rismon Sianipar, label penghianat untuknya sangat tidak relevan.
Sebab sejak awal, ia mengaku melakukan penelitian atas inisiatif dan kemampuan sendiri, bukan atas perintah atau biaya dari pihak Roy Suryo cs.
Ia pun menyindir pihak-pihak yang dianggapnya hanya sibuk tampil di media sementara dirinya bekerja keras di balik layar mencari data sains.
"Melabeli saya pengkhianat. Saya ultimatum ini, hentikan label-label itu ya. Saya bebas independen dari awal. Saya tidak kenal mereka sebelum 15 April 2025, dan penelitian itu independen," tutur Rismon kepada awak media, dikutip Senin (13/4/2026).
Rismon merasa keberatan jika keputusannya untuk merevisi kesimpulan penelitian dianggap sebagai bentuk pengkhianatan terhadap kelompok.
Baca: Disebut Pengkhianat seusai Minta Maaf ke Jokowi, Rismon: Saya yang Cari Data Pontang-panting
"Dia sibuk satu sampai tiga kali di TV sehari. Saya yang cari data pontang-panting. Terus tiba-tiba dia seolah-olah membiayai saya ya? Seolah-olah ada ikatan kontrak hitam di atas putih, gitu?" tegasnya.
Bagi Rismon, perubahan sikapnya adalah bentuk kejujuran akademis.
Setelah melakukan penelitian lanjutan, ia menyimpulkan bahwa ijazah tersebut asli.
Ia pun menantang para pengkritiknya untuk beradu data sains, bukan sekadar melempar narasi politik atau label negatif.
"Kalau sekarang saya berubah berdasarkan temuan saya, siapa mereka? Saya harus minta izin, siapa mereka gitu loh? Mendanai saya juga enggak," ujar Rismon.
Ia menambahkan, jika pihak Roy Suryo merasa ahli di bidangnya, seharusnya mereka mampu membuktikan tudingan tanpa bergantung pada hasil kerja Rismon sebelumnya.
"Karena saya berbasis sains. Bantahlah secara sains. Itu aja gitu loh. Kalau Anda ahli, ya pertontonkan keahlian Anda, tanpa bergantung pada Rismon," tambahnya.
Meski saat ini sedang mengajukan restorative justice (RJ) di Polda Metro Jaya, Rismon mewanti-wanti bahwa kesabarannya ada batasnya.
Rismon tak segan melaporkan balik pihak-pihak yang mencemarkan nama baiknya dengan sebutan pengkhianat.
"Makanya, hentikan itu sebelum saya berubah pikiran untuk melaporkan kalian. Jadi, bukan hanya 'dia', ya kalian," terang Rismon. Saya berjanji tidak mau melaporkan orang, berkomitmen tidak melaporkan orang. Tapi kalau itu diulang-ulang, saya ingatkan pihak-pihak yang mengatakan itu, saya bisa berubah pikiran," jelasnya.
Hingga kini, Polda Metro Jaya melalui Kabid Humas Kombes Budi Hermanto menyatakan bahwa proses damai yang diajukan Rismon masih dalam tahap pemrosesan.
Rismon sendiri telah menunjukkan itikad baik dengan sowan ke kediaman Jokowi di Solo dan menemui Wapres Gibran Rakabuming Raka di Jakarta pada pertengahan Maret lalu.
Baca: Reaksi Roy Suryo Disebut Rismon sebagai Peneliti Gadungan hingga Nilai Temuannya Tak Bisa Dibuktikan
(*)
Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Rismon Sianipar Bantah Khianati Roy Suryo, Mengaku Pontang-Panting Cari Data Ijazah Jokowi Sendirian
Video Production: Anggraini Puspasari
Sumber: Surya
Terkini Nasional
PSI Titip Pesan ke Jokowi saat Safari Politik: Tolong Sampaikan Sudah Tidak di PDIP Lagi
Selasa, 2 Juni 2026
Terkini Nasional
Berkas Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi P21, Polda Metro Jaya Segera Lakukan Tahap Dua
Selasa, 2 Juni 2026
Terkini Nasional
Prediksi Kuasa Hukum 100% Akurat, Berkas Perkara Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Resmi P21
Selasa, 2 Juni 2026
Nasional
Jokowi Akui Tak Diundang Upacara Hari Lahir Pancasila kala Prabowo-Mega 'Mesra'
Selasa, 2 Juni 2026
Terkini Nasional
Alasan Jokowi Absen Upacara Hari Lahir Pancasila di Jakarta, Pihak Istana Belum Buka Suara
Selasa, 2 Juni 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.