Kamis, 16 April 2026

Terkini Nasional

Disebut Pengkhianat seusai Minta Maaf ke Jokowi, Rismon: Saya yang Cari Data Pontang-panting

Rabu, 15 April 2026 12:03 WIB
Surya

TRIBUN-VIDEO.COM - Ahli digital forensik, Rismon Hasiholan Sianipar, marah besar setelah dirinya dilabeli sebagai pengkhianat oleh kubu Roy Suryo.

Rismon, yang kini menempuh jalur damai setelah mengaku menemukan kebenaran baru terkait keaslian ijazah Jokowi, menegaskan bahwa dirinya selama ini bekerja secara independen.

Untuk diketahui, tudingan pengkhianat muncul setelah Rismon berbalik arah dan meminta maaf kepada keluarga Jokowi.

Menurut Rismon Sianipar, label penghianat untuknya sangat tidak relevan.

Sebab sejak awal, ia mengaku melakukan penelitian atas inisiatif dan kemampuan sendiri, bukan atas perintah atau biaya dari pihak Roy Suryo cs.

Ia pun menyindir pihak-pihak yang dianggapnya hanya sibuk tampil di media sementara dirinya bekerja keras di balik layar mencari data sains.

"Melabeli saya pengkhianat. Saya ultimatum ini, hentikan label-label itu ya. Saya bebas independen dari awal. Saya tidak kenal mereka sebelum 15 April 2025, dan penelitian itu independen," tutur Rismon kepada awak media, dikutip Senin (13/4/2026).

Rismon merasa keberatan jika keputusannya untuk merevisi kesimpulan penelitian dianggap sebagai bentuk pengkhianatan terhadap kelompok.

"Dia sibuk satu sampai tiga kali di TV sehari. Saya yang cari data pontang-panting. Terus tiba-tiba dia seolah-olah membiayai saya ya? Seolah-olah ada ikatan kontrak hitam di atas putih, gitu?" tegasnya.

Bagi Rismon, perubahan sikapnya adalah bentuk kejujuran akademis.

Setelah melakukan penelitian lanjutan, ia menyimpulkan bahwa ijazah tersebut asli.

Ia pun menantang para pengkritiknya untuk beradu data sains, bukan sekadar melempar narasi politik atau label negatif.

"Kalau sekarang saya berubah berdasarkan temuan saya, siapa mereka? Saya harus minta izin, siapa mereka gitu loh? Mendanai saya juga enggak," ujar Rismon.

Ia menambahkan, jika pihak Roy Suryo merasa ahli di bidangnya, seharusnya mereka mampu membuktikan tudingan tanpa bergantung pada hasil kerja Rismon sebelumnya.

Baca: PN Surakarta Tolak Gugatan Citizen Lawsuit Terkait Ijazah Jokowi, Ini Alasannya

"Karena saya berbasis sains. Bantahlah secara sains. Itu aja gitu loh. Kalau Anda ahli, ya pertontonkan keahlian Anda, tanpa bergantung pada Rismon," tambahnya.

Ancam Lapor Balik Jika Terus Diintimidasi

Meski saat ini sedang mengajukan restorative justice (RJ) di Polda Metro Jaya, Rismon mewanti-wanti bahwa kesabarannya ada batasnya.

Rismon tak segan melaporkan balik pihak-pihak yang mencemarkan nama baiknya dengan sebutan pengkhianat.

"Makanya, hentikan itu sebelum saya berubah pikiran untuk melaporkan kalian. Jadi, bukan hanya 'dia', ya kalian," terang Rismon. Saya berjanji tidak mau melaporkan orang, berkomitmen tidak melaporkan orang. Tapi kalau itu diulang-ulang, saya ingatkan pihak-pihak yang mengatakan itu, saya bisa berubah pikiran," jelasnya.

Hingga kini, Polda Metro Jaya melalui Kabid Humas Kombes Budi Hermanto menyatakan bahwa proses damai yang diajukan Rismon masih dalam tahap pemrosesan.

Rismon sendiri telah menunjukkan itikad baik dengan sowan ke kediaman Jokowi di Solo dan menemui Wapres Gibran Rakabuming Raka di Jakarta pada pertengahan Maret lalu.

Baca: Dilaporkan JK, Rismon Disebut Tetap bakal jadi Saksi Mahkota Kasus Ijazah Jokowi oleh Andi Azwan

(*)

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Rismon Sianipar Bantah Khianati Roy Suryo, Mengaku Pontang-Panting Cari Data Ijazah Jokowi Sendirian

Editor: Erwin Joko Prasetyo
Video Production: Anggraheni WidyaWitari
Sumber: Surya

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved