TRIBUNNEWS UPDATE
Faizal Assegaf Bantah Terlibat Kasus Suap Importasi, Sebut Tak Pernah Terima Bantuan dari Bea Cukai
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Aktivis 98 Faizal Assegaf merespons terkait penanganan dugaan suap importasi Ditjen Bea Cukai.
Ia membantah menerima fasilitas dari Direktorat Jenderal Bea Cukai.
Diketahui Faizal telah menjalani pemeriksaan sebagai saksi pada 7 April 2026.
Ia menerangkan bahwa saat pemeriksaan, ia mendapatkan 5 pertanyaan untuk dimintai keterangan.
Baca: Disembunyikan di Pulau Pribadi Teluk Jakarta, Kapal Mewah Pelanggar Pajak Disegel Bea Cukai
Dua pertanyaan mencakup tentang bantuan RZ Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC 2024-Januari 2026.
Menurut Faizal, pemberian itu murni atas nama pribadi kepada para penerima.
Bantuan berupa seperangkat alat elektronik, komputer, tiga Wi-Fi, video dan dua Wi-Fi, mic dan satu bodi komputer.
Lantas Faizal menegaskan ia tidak terlibat dalam pemberian fasilitas senilai Rp40,5 miliar tersebut.
Baca: Aktivis Faizal Assegaf Resmi Laporkan Juru Bicara KPK ke Polda soal Dugaan Fitnah Kasus Bea Cukai
Selain membantah terlibat, Faizal juga melaporkan Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.
Laporan itu terkait dugaan penyebaran fitnah dan kebohongan publik dalam penanganan perkara dugaan suap impor.
Alasannya, pernyataan Budi dapat menjadi penggiring opini yang merugikan dirinya.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Faizal Assegaf Bantah Terima Fasilitas dari Bea Cukai di Kasus Dugaan Suap Importasi
Program: Tribunnews Update
Host: Nurma Aisyah
Editor Video: Mellinia Pranandari
Uploader: bagus gema praditiya sukirman
Reporter: Nurma Aisyah
Video Production: Mellinia Pranandari Putri Kristianto
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Aktivis Faizal Assegaf Resmi Laporkan Juru Bicara KPK ke Polda soal Dugaan Fitnah Kasus Bea Cukai
5 jam lalu
LIVE UPDATE
Rumah Saksi Kasus Suap Bupati Bekasi Diduga Dibakar, Peristiwa Didami Aparat Kepolisian
1 hari lalu
Terkini Daerah
Aksi Solidaritas Kasus Air Keras Andrie Yunus, Masyarakat Pasang Pita Pink di Jembatan Talang
1 hari lalu
Terkini Nasional
Kondisi Andrie Yunus usai Disiram Air Keras: Perlu 4 Bulan Perawatan dan Operasi Lanjutan
2 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.