Senin, 13 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Warga AS Frustasi BBM 'Mencekik' akibat Perang tapi Iran Tak Tumbang, DPR Berencana Makzulkan Trump

Senin, 13 April 2026 13:08 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Serangan Amerika Serikat (AS) ke Iran selama lebih dari sebulan mendapat penentangan dari sebagian besar warga AS.

Pasalnya, imbas perang tersebut membuat harga BBM meroket tajam yang membuat warga AS merasa frustasi.

Hal ini membuat popularitas politik Presiden AS Donald Trump menurun di dalam negeri.

Tingkat persetujuan presiden juga telah mencapai titik terendah.

Hal ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan Partai Republik pendukung Trump.

Mereka takut parrainya akan kehilangan kendali atas Kongres dalam pemilihan paruh waktu.

Baca: Iran Sibuk Mempersiapkan Diri untuk Babak Perang Berikutnya, Akui Tak Mempercayai Amerika Serikat

Baca: KUNCI DAMAI UTAMA! Lebanon Menjadi Penentu Nasib Gencatan Senjata Antara Amerika dan Pihak Iran

Partai Demokrat lawan Trump pun disebut dapat melancarkan penyelidikan terhadap pemerintahan saat ini.

Bahkan, sebagian besar agenda legislatifnya bisa diblokir.

Rencana terbaru Trump memblokir Selat Hormuz juga mendapat penentangan.

Strategi pemblokiran AS dinilai tak akan melemahkan kendali Iran atas perairan tersebut.
Pasalnya, Iran memiliki ratusan kapal cepat yang masih bisa digunakan untuk memasang ranjau.

Tak hanya itu, kapal tersebut juga dapat menjatuhkan bom terhadap kapal tanker dalam upaya menutup Selat Hormuz.

Oleh karena itu, DPR AS berencana akan memakzulkan Trump.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Trump Semakin Tidak Populer, Warga AS Frustasi dengan Kenaikan Harga BBM

Editor: Tri Hantoro
Reporter: Tri Suhartini
Video Production: Ardrianto SatrioUtomo
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved