TRIBUNNEWS UPDATE

Terkait Kasus Persekusi dan Rasisme di Surabaya, Polda Jatim Periksa 60 Saksi

Jumat, 23 Agustus 2019 16:39 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Pihak kepolisian Polda Jatim melakukan pemeriksaan terhadap 60 orang.

Hal tersebut terkait dugaan tindakan diskriminasi dan rasisme terhadap mahasiswa Papua yang tinggal di Surabaya.

Insiden tersebut yang menjadi pemicu adanya kerusuhan di sejumlah wilayah di Papua dan Papua Barat beberapa waktu lalu.

Kepala Bidang Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengungkapkan sebelumnya ada 54 orang yang diperisa terkait kasus tersebut.

Kemudian pihaknya saksi ditambah 6 orang menjadi 60 orang.

Barung mengatakan, polisi hanya berwenang memeriksa masyarakat sipil saja tidak termasuk oknum TNI.

Ia mengungkapkan, nantinya oknum-oknum TNI yang terlibat dalam insiden tersebut akan diperiksa oleh internal TNI.

Ia mengungkapkan hal tersebut pada Jumat (23/8/2019).

Di antara saksi tersebut terdapat satu orang perwakilan ormas yang sempat meminta maaf terkait adanya insiden tersebut.

Saksi tersebut yakni Tri Susanti yang merupakan satu di antara anggota ormas yang ikut mendatangi asrama mahasiswa Papua kala itu.

Sebelumnya, ormas di Surabaya yang menuding mahasiswa asal Papua merusak bendera merah-putih.

Kedatangan beberapa oknum anggota ormas kala itu diduga melakukan persekusi dan rasisme terhadap mahasiswa Papua di Surabaya.

Insiden rasisme tersebut berbuntut panjang yang menjadi kerusuhan di sejumlah titik di Papua dan Papua Barat.

Tri Susanti yang merupakan perwakilan ormas sudah meminta maaf terkait hal tersebut.

(Tribun-Video.com)

ARTIKEL POPULER:

Baca: Massa Aksi Kamisan Mendukung Aksi Mahasiswa Papua di Taman Aspirasi

Baca: Insiden Rasisme Terhadap Mahasiswa Papua di Surabaya, Ormas di Surabaya Meminta Maaf

Baca: Sebut Pernyataan Jokowi Kurang Tegas, Gubernur Papua: Kami akan Tarik Semua Mahasiswa Papua

TONTON JUGA:

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Firdausi Rohmah Rizki Ananda
Video Production: Sekar Manik Pranita
Sumber: Tribun Video
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved