Rabu, 15 April 2026

Tribunnews Update

Singgung Sosok yang Banyak Berkomentar Tanpa Data, Seskab Teddy: Fenomena Inflasi Pengamat

Jumat, 10 April 2026 21:42 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan bahwa saat ini terdapat suatu fenomena yang disebut inflasi pengamat.

Fenomena dimana banyak sekali pengamat yang mengomentari isu tanpa didukung oleh latar belakang pendidikan atau pengalaman dan data yang mumpuni.

Baca: Menguat Isu Reshuffle Kabinet Bulan April, Seskab Teddy Beri Bocoran Diumumkan Langsung Prabowo

Hal itu disampaikan Teddy di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, (4/10/2026).

“Sekarang ini ada satu fenomena. Apa itu? Ada yang namanya inflasi pengamat. Jadi banyak sekali pengamat. Ada pengamat beras tapi dia background-nya bukan di situ, ada pengamat militer, ada pengamat luar negeri, dan pengamat-pengamat itu datanya tidak sesuai fakta, datanya keliru,” kata Teddy.

Pengamat pengamat tersebut kata dia sebagian besar adalah mereka yang sudah sejak lama berusaha menggiring opini publik untuk tidak menyukai Prabowo.

Baca: Hasil Kunjungan Kerja: Banjir Investasi Rp380 T, Seskab Teddy Sebut RI jadi Magnet Investasi Dunia

“Dan teman-teman coba Anda perhatikan, dari sebagian besar pengamat-pengamat itu adalah pengamat-pengamat yang sejak dulu sudah berusaha mempengaruhi warga, membentuk opini publik,” katanya.

Menurut Teddy pengamat tersebut sudah menggiring opini publik sebelum Prabowo menjadi menjadi presiden.

Hanya saja, upaya pengamat tersebut tidak berhasil , terbukti pada Pilpres 2024 lalu, Prabowo terpilih menjadi Presiden dengan raihan 96 juta suara.

Baca: Indonesia Kebanjiran Investasi Jepang Rp380 Triliun, Seskab Teddy: Jadi Magnet Investasi Dunia

“Tapi faktanya apa? Faktanya lebih dari 96 juta warga lebih percaya Pak Prabowo, tidak percaya mereka. Nah, itu adalah bukti nyata kepercayaan publik, bukan suatu asumsi ya,” katanya.

Teddy tidak mempermasalahkan pihak pihak yang berseberangan ataupun memberikan kritik kepada pemerintah.

Hanya saja ia meminta kepada para pengamat untuk tidak menebar ketakutan di tengah masyarakat.

“Jadi saya kira boleh kita berbeda pandangan, boleh berbeda pendapat, silakan beri kritik, tapi jangan sampai kita memberi statement yang mengarah pada kecemasan, membuat orang cemas terhadap negeri ini ya. Semuanya stabil, semuanya terkendali, dan ya mari kita sama-sama untuk mencapai yang terbaik ke depan,” katanya.

Baca: Seskab Teddy Puji Hercules, Beri Pesan Menyentuh untuk Anak Eks Preman yang Kuliah di Luar Negeri

Teddy mengajak kepada semua pihak untuk optimis dalam membangun Indonesia, jangan malah sebaliknya mengajak masyarakat untuk pesimis dan berharap buruk terhadap kondisi bangsa .

“Semuanya bekerja keras, tentu belum sempurna, kami terima kritik, terima masukan. Nah, secepat mungkin kita sempurnakan, kita maksimalkan sesegera mungkin,” katanya. (Tribun-Video.com)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Seskab Sebut Fenomena 'Inflasi Pengamat', Banyak Berkomentar Tanpa Data

Editor: Panji Anggoro Putro
Videografer: Taufik Ismail
Video Production: Dharma Aji Yudhaningrat
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved