Kamis, 16 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Ramai-ramai Warga AS Desak Donald Trump Segera Dimakzulkan karena Perang Iran: Dia Sudah Gila

Jumat, 10 April 2026 07:42 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Mayoritas warga AS menginginkan Kongres untuk memakzulkan Presiden Donald Trump sesegera mungkin.

Hal itu berdasarkan survei terbaru yang turut dilaporkan Newsweek.

Survei ini dilakukan terhadap 790 responden yang dilakukan oleh presiden Free Speech for People, John Bonifaz.

Pihaknya bekerja sama dengan firma jajak pendapat milik Celinda Lake dalam survei tersebut.

Berdasarkan hasil survei, sebanyak 52 persen pemilih terdaftar mendukung pemakzulan Trump.

Baca: Dinilai Tak Serius, Trump Tolak Proposal Awal Gencatan Senjata Iran dan Membuangnya ke Tempat Sampah

Sementara 40 persen melakukan penolakan.

Bahkan dukungan pemakzulan ini mencakup sebagian kecil pemilih Partai Republik, sekira satu dari tujuh responden.

Bonifaz menyebut hasil survei ini sebagai sesuatu yang tidak biasa.

Pasalnya hasil survei seperti ini belum pernah terjadi di awal masa pemerintahan presiden.

Adapun seruan pemakzulan Trump meningkat sejak perang dengan Iran.

Trump dinilai memperkeruh situasi hingga pernyataan yang berubah-ubah.

Baca: Masjid Al Aqsa Dibuka Lagi Usai Ditutup Israel, Ratusan Umat Muslim Padati Kompleks, Menangis Haru

Anggota Kongres dari Partai Demokrat, John Larson menyebut Trump sudah gila dan kondisi mental yang tidak stabil.

John mengajukan pasal-pasal pemakzulan terhadap Trump menyusul aksi militernya terhadap Iran yang memicu kecaman luas.

Ia menyebut ada 13 pasal pemakzulan untuk melengserkan Trump dari jabatannya.
 
(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Newsweek dengan judul Sebagian Besar Warga Amerika Mendukung Pemakzulan Donald Trump: Jajak Pendapat

Program: Tribunnews Update
Host: Maria Nanda Ayu Saputri
Editor Video: Nathanael Moer Rahardian
Uploader: bagus gema praditiya sukirman

Editor: bagus gema praditiya sukirman
Reporter: Maria Nanda Ayu Saputri
Video Production: Nathanael MoerRahardian
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Amerika   #Donald Trump   #Iran   #pemakzulan

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved