Mancanegara
Israel Soal AS Serukan Gencatan Senjata, Netanyahu: tapi Lebanon Tetap jadi Target!
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM -
Kantor Perdana Menteri Israel mengumumkan dukungan Israel atas keputusan gencatan senjata Donald Trump.
Penangguhan serangan Amerika Serikat terhadap Iran disebutkan berlaku selama dua minggu, namun tidak berlaku untuk Lebanon.
Pernyataan ini disampaikan Benjamin Netanyahu melalui akun resmi Perdana Menteri Israel di platform X @IsraeliPM, Rabu (8/4/2026).
Israel menyebut mendukung langkah Amerika Serikat untuk mendorong penyelesaian konflik melalui jalur diplomatik.
Netanyahu menegaskan dukungan tersebut berkaitan dengan upaya memastikan Iran tidak lagi menjadi ancaman keamanan.
Ia menyebut ancaman yang dimaksud mencakup serangan nuklir, rudal, dan teror terhadap Amerika Serikat, Israel, serta kawasan internasional.
Dalam pernyataannya, Netanyahu mengatakan AS telah menyampaikan komitmen untuk mengejar tujuan tersebut melalui negosiasi lanjutan.
Negosiasi tersebut dijadwalkan berlangsung di Islamabad, Pakistan pada Jumat mendatang.
Namun Netanyahu menyebut gencatan senjata selama dua minggu tersebut “tidak termasuk Lebanon”.
Pernyataan Netanyahu ini berbeda dengan pernyataan sebelumnya dari Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif
Sharif sebelumnya menyebut Amerika Serikat, Iran, dan sekutu mereka telah menyetujui gencatan senjata segera di semua wilayah.
Sharif juga mengatakan langkah tersebut berlaku mencakup Lebanon dan efektif segera.
"Republik Islam Iran dan Amerika Serikat, bersama dengan sekutu mereka, telah menyetujui gencatan senjata segera di mana pun termasuk Lebanon dan tempat lain, BERLAKU SEGERA." tulis Sharif dalam unggahan akun X-nya.
Situasi di Lebanon sendiri terus memanas sejak konflik meluas pada awal Maret.
Lebanon terlibat setelah Hizbullah melancarkan serangan ke wilayah Israel.
Kelompok tersebut menyebut serangan sebagai balasan atas tewasnya Ali Khamenei pada hari pertama perang.
Hizbullah juga menuding Israel terus melanggar kesepakatan gencatan senjata yang berlaku sejak November 2024.
Kesepakatan sebelumnya dibuat setelah lebih dari satu tahun baku tembak lintas perbatasan antara pasukan Israel dan Hizbullah.
Konflik tersebut bermula setelah perang di Gaza pecah pada Oktober 2023.
Menurut otoritas Lebanon, serangan Israel sejak 2 Maret telah menewaskan lebih dari 1.500 orang.
Lebih dari satu juta warga juga disebut mengungsi akibat eskalasi konflik.
Militer Israel saat ini masih melanjutkan operasi di Lebanon selatan dengan alasan membentuk zona penyangga keamanan.
(*)
Artikel ini telah tayang dengan judul Netanyahu says US-Iran ceasefire ‘does not include Lebanon’
Video Production: Elvera Kumalasari
Sumber: Sumber Lain
Tribunnews Update
Wacana Trump Berlakukan Sanksi 50 Persen bagi Negara Pemasok Senjata Iran Selama Gencatan Senjata
4 jam lalu
Tribunnews Update
Netanyahu Dihujat Oposisi seusai Dukung Gencatan Senjata AS-Iran, Dinilai Bakal Buat Bencana Politik
4 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.