Rabu, 22 April 2026

Mancanegara

ARAHAN ISRAEL! 3 TNI Pasukan Gugur setelah Netanyahu Perintahkan Militer Perluas Invasi ke Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 16:00 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Bertambah lagi jumlah prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tergabung dalam pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di Lebanon atau United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Prajurit TNI bernama Praka Farizal Rhomadhon gugur di Lebanon pada Minggu (29/3/2026) di dekat Kota Adchit al Qusayr, Lebanon selatan, dekat perbatasan Israel.

Lalu, dua prajurit gugur dalam insiden ledakan saat menjalankan misi pengawalan di wilayah Bani Hayyan, Lebanon, pada Senin (30/3/2026).

Keduanya adalah Kapten Infanteri Zulmi (Grup 2 kopassus) yang menjabat sebagai Komandan Kompi B, serta Sersan Satu Ikhwan (Kesdam IX Udayana).

Dengan kejadian ini, total tiga prajurit TNI gugur dalam waktu kurang dari 24 jam di wilayah misi perdamaian Lebanon.

Baca: Peringatan Keras PBB ke Israel! Serangan ke Pasukan Perdamaian di Lebanon Bisa Jadi Kejahatan Perang

Diberitakan Aljazeera, bertambahnya dua TNI yang gugur di Lebanon selatan telah dibenarkan UNIFIL setelah insiden mematikan terbaru melibatkan pasukan PBB sejak Israel memperluas invasi daratnya ke negara tersebut.

Dalam pernyataan yang dibagikan di media sosial, UNIFIL menyebut dua penjaga perdamaian tewas pada Senin.

Mereka gugur ketika sebuah ledakan dengan asal yang belum diketahui menghancurkan kendaraan mereka di dekat desa Bani Hayyan.

Pasukan PBB itu mengatakan seorang penjaga perdamaian ketiga mengalami luka parah, sementara seorang lainnya juga terluka dalam insiden tersebut.

“Kami menegaskan kembali bahwa tidak seorang pun seharusnya harus meninggal dunia saat menjalankan misi perdamaian,” kata UNIFIL.

Laporan Aljazeera juga mengungkapkan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu telah menginstruksikan militer negaranya untuk semakin memperluas invasi ke wilayah selatan Lebanon.

Baca: Pemerintah & PBB Kecam Insiden Tewasnya TNI Anggota UNIFIL di Lebanon

Hal ini seiring meningkatnya ketegangan kawasan di tengah perang antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran.

“Saya baru saja menginstruksikan untuk lebih memperluas zona penyangga keamanan yang sudah ada. Kami bertekad untuk secara mendasar mengubah situasi di wilayah utara [Israel],” kata Netanyahu dalam pernyataan video dari Komando Utara pada Minggu.

Netanyahu mendorong upaya negaranya untuk meniru “model Gaza” dalam pendudukan.

Pengumuman Netanyahu muncul saat pasukan Israel bergerak maju di berbagai wilayah Lebanon selatan dalam dorongan terkoordinasi menuju Sungai Litani, dengan tujuan mengusir Hizbullah.

Hizbullah diketahui turut terlibat dalam perang yang lebih luas dengan Iran pada awal Maret melalui serangan balasan terhadap Israel setelah terbunuhnya mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei.

Setidaknya 1.238 orang telah tewas sejak Lebanon terseret ke dalam perang pada 2 Maret, menurut Kementerian Kesehatan Lebanon.

dan sekarang bertambah korban prajurit tni dari indonesia!

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 3 TNI Pasukan UNIFIL Gugur setelah Netanyahu Perintahkan Militer Perluas Invasi ke Lebanon Selatan

# ISRAEL # TNI # Pasukan # Netanyahu # TNI  # Gugur # Militer  # Invasi # Lebanon # 

Editor: Wening Cahya Mahardika
Video Production: Ilham Bintang Anugerah
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Lebanon   #Militer   #Invasi   #gugur   #TNI

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved