Sabtu, 25 April 2026

Tribunnews Update

AS Harus Perang Sendirian! NATO Tak Mau Bantu Washington Ikut Perang Lawan Iran di Selat Hormuz

Selasa, 17 Maret 2026 11:05 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Sejumlah sekutu AS menolak membantu Presiden AS Donald Trump untuk mengirimkan kapal perang ke Selat Hormuz.

Penolakan itu datang dari Jerman, Spanyol hingga Italia.

Baca: Balasan Iran! Tutup Selat Hormuz, Salahkan AS-Israel, Klaim Perang Bisa Musnahkan Ekonomi Dunia

Juru Bicara Kanselir Jerman, Stefan Kornelius menyebut bahwa serangan AS-Israel ke Iran bukan bagian dari aliansi pertahanan NATO.

Kornelius menyinggung bahwa Amerika Serikat dan Israel juga tidak berkonsultasi terlebih dahulu dengan sekutu Eropa sebelum melancarkan operasi militer terhadap Iran.

Australia, Jepang, juga sama-sama mengatakan bahwa mereka tidak berencana untuk mengerahkan angkatan laut mereka ke Selat Hormuz.

Baca: Trump Tagih Balas Budi Negara-negara Barat, Geram Sekutu Tak Antusias Bantu Amankan Selat Hormuz

Negara itu secara eksplisit menyatakan tidak ada rencana untuk mengerahkan kapal angkatan laut untuk misi pengawalan di Timur Tengah.

Australia menegaskan bahwa mereka tidak akan mengirimkan kapal meskipun mendapatkan tekanan.

Sebelumnya, Donald Trump telah memperingatkan sekutu NATO karena tak satupun yang mau membantu perang.

Baca: Iran Marah! Salahkan AS-Israel atas Ketegangan di Selat Hormuz, Klaim Bom Rusak Peradaban Global

Bahkan Trump menyebut bahwa nantinya NATO bisa merasakan dampak buruk akibat Selat Hormuz ditutup.

Trump juga telah menyampaikan permohonan dukungan kepada China, Prancis, Jepang, dan Korea Selatan.

Di luar aliansi NATO, China juga tegas menolak membantu AS amankan Selat Hormuz.

Baca: Jerman Tolak Mentah-mentah Seruan Trump untuk Kirim Kapal ke Selat Hormuz: Ini Bukan Perang NATO

"Sebagian sangat antusias, dan sebagian lainnya tidak," katanya, tanpa memberikan rincian spesifik.

"Beberapa di antaranya adalah negara-negara yang telah kami bantu selama bertahun-tahun. Kami telah melindungi mereka dari sumber luar yang mengerikan dan mereka tidak begitu antusias. Dan tingkat antusiasme itu penting bagi saya," tambah Trump pada Selasa (16/3/2026). (Tribun-Video.com)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Saat Donald Trump Mulai Ditolak oleh Para Sekutu AS

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Nila
Video Production: Ni'amu Shoim Assari Alfani
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved