Internasional
IRGC MEMBURU! Iran Perintahkan Warga Buru 11.000 Tentara Amerika Serikat yang Bersembunyi
TRIBUN-VIDEO.COM - Organisasi Intelijen Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menyerukan warga di sejumlah negara Arab untuk membantu mengidentifikasi keberadaan pasukan Amerika Serikat di Timur Tengah.
Dalam pernyataan yang beredar, IRGC menyebut sekitar 11.000 tentara Amerika berada di berbagai negara di kawasan tersebut.
Sebagian di antaranya dilaporkan tinggal di hotel maupun akomodasi pribadi.
IRGC meminta warga untuk tidak memberikan tempat tinggal kepada personel militer Amerika dan segera melaporkan jika mengetahui lokasi mereka.
Warga juga diminta mengirimkan informasi secara akurat melalui aplikasi pesan Telegram.
Seruan ini muncul di tengah meningkatnya konflik di Timur Tengah setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026.
Iran kemudian melakukan serangan balasan terhadap sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di negara-negara Teluk.
Dalam pesan tersebut, IRGC menuduh Amerika Serikat berupaya menggunakan warga negara di kawasan Teluk sebagai “perisai manusia.”
Baca: Trump Nyaris Bangkrut gegara Terpaksa Utang Rp 16,9 Kuadriliun demi Biayai Perang Vs Iran
Mereka juga memperingatkan warga agar menjauhi lokasi yang ditempati pasukan AS karena berpotensi menjadi target serangan Iran.
Sejak konflik memanas, Iran dilaporkan meluncurkan drone dan rudal ke berbagai target militer Amerika di Timur Tengah.
Analisis yang dilakukan oleh The New York Times pada 11 Maret 2026 menyebutkan sedikitnya 17 lokasi milik Amerika Serikat mengalami kerusakan sejak konflik dimulai.
Baca: Pesawat Amerika KC-135 Ditembak Jatuh di Langit Irak hingga Diklaim oleh Iran
(*)
Video Production: Ilham Bintang Anugerah
Sumber: Tribun Video
Mancanegara
KERETAKAN AS-VATIKAN KIAN MEMBESAR, Donald Trump Ogah Minta Maaf ke Paus Leo XIV
4 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rakyat Iran Ramai-ramai Berterima Kasih ke Indonesia atas Dukungan Lawan AS-Israel, Doakan Sejahtera
4 hari lalu
Konflik Timur Tengah
Perang di Depan Mata? China Siap Tempur seusai AS Ancam Blokade Selat Hormuz, Pasukan Beijing Siaga
4 hari lalu
Berita Terkini
Eagle 44 Jadi Momok AS! Pangkalan Bawah Tanah Iran Tak Tersentuh Serangan Trump
4 hari lalu
Berita Terkini
AS Minta Akses Penuh Ruang Udara RI meski Pernah 18 Kali Melanggar Kedaulatan
4 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.