Kapolri akan Evaluasi Sistem Keamanan di Setiap Kantor Polisi

Senin, 19 Agustus 2019 10:44 WIB
Tribunnews.com

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUN-VIDEO.COM - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan pihaknya akan mengevaluasi sistem keamanan di setiap kantor polisi, baik itu di tingkatan Polsek, Polres, maupun Polda. Evaluasi dilakukan setelah adanya penyerangan di Polsek Wonokromo, Jawa Timur oleh tersangka terorisme berinisial IM.

"Kita evaluasi sistem keamanan Polres Polsek termausk Polda, karena Polda riau pernah diserang," kata Tito di kediaman Ketua DPD Oesman Sapta Odang, Setiabudi, Jakarta, Minggu, (18/8/2019).

Tito mengaku telah memerintahkan jajarannya untuk mengembangkan kasus penyerangan Polsek Wonokromo. Menurutnya siapapun yang terkait penyerangan anggota polisi tersebut akan diburu petugas.

"Kita akan kebangkan terus kita akan tangkap siapapun yang telribat," katanya.

Bila pelaku terkait dengan jaringan terorisme, maka menurut mantan Kepala BNPT itu, jaringannya akan dibersihkan.

"Uu baru nomor 5 tahun 2008 memberikan kekuatan cukup besar kepada penagak hukum, kepada negara untuk menangani jairngan terorisme," pungkasnya.

Sebelumnya, seorang terduga teroris menyerang anggota Polsek Wonokromo Surabaya yang sedang bertugas Sabtu (17/8/2019) sore.

Seorang polisi bernama Aiptu Agus Sumarsono mengalami luka akibat sabetan senjata tajam dalam peristiwa tersebut.

Kronologi penyerangan yang dihimpun dari Polrestabes Surabaya menyebutkan, awalnya pelaku tiba-tiba masuk ruang SPKT Polsek Wonokromo pukul 16.45 WIB.

Pelaku lalu diterima oleh petugas piket Aiptu Agus Sumarsono karena mengaku akan membuat laporan.

Saat polisi piket sedang menyiapkan berkas laporan, pelaku langsung menyerang dengan senjata tajam.

Akibat serangan pelaku, Aiptu Agus Sumarsono mengalami luka di tangan, kepala dan pipi bagian kiri.

Karena diserang secara tiba-tiba, Aiptu Agus Sumarsono lantas meminta pertolongan kepada anggota lainnya.

Mendengar teriakan Aiptu Agus, anggota satuan reskrim polsek setempat datang menolong dan sempat memberikan tembakan. Pelaku kemudian dapat dilumpuhkan.

"Pelaku saat ini diperiksa oleh tim Densus 88 karena karena diduga kuat anggota jaringan pelaku terorisme," kata Kapolrestabes Surabaya, Kombes Sandi Nugroho, di Mapolsek Wonokromo.(*)

Editor: Novri Eka Putra
Reporter: Taufik Ismail
Videografer: Taufik Ismail
Video Production: Novri Eka Putra
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved