Selasa, 28 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Update Perang Iran: 140 Tentara AS Terluka saat Konflik hingga Trump Disebut 'Omong Doang'

Rabu, 11 Maret 2026 21:22 WIB
Sumber Lain

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru


TRIBUN-VIDEO.COM - Perang di Timur Tengah terus berkecamuk setelah tewasnya Ayatollah Khamenei.

Serangan gabungan AS dan Israel pada 28 Februari memicu pertempuran besar.

Pentagon melaporkan sekitar 140 personel militer Amerika Serikat mengalami luka-luka.

Sebelumnya, tujuh anggota militer AS sudah menjadi korban di awal konflik.

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menegaskan tidak ada gencatan senjata.

Ia menyatakan melalui media sosial bahwa Iran tidak mencari jalan damai.

Baca: AS Kewalahan Tangkis Drone Shahed Iran, Menyesal Abaikan Bantuan Drone yang Ditawarkan Zelensky

Ghalibaf menegaskan bahwa Amerika dan Israel harus segera diberi pelajaran.

Tindakan tegas tersebut bertujuan agar pihak lawan kapok menyerang Iran kembali.

Tiga ledakan besar dilaporkan mengguncang Teheran pada Selasa malam (10/3).

Hingga saat ini, belum ada informasi pasti mengenai target ledakan tersebut.

Pada Rabu pagi (11/3), militer Israel meluncurkan gelombang serangan baru ke Teheran.

Pasukan IDF mengincar target-target yang dianggap milik rezim teror Iran.

Sebagai balasan, pasukan IRGC Iran meluncurkan rentetan rudal ke kota-kota Israel.

Baca: AS Kewalahan Tangkis Drone Shahed Iran, Menyesal Abaikan Bantuan Drone yang Ditawarkan Zelensky

Tel Aviv menjadi salah satu target utama dalam serangan balasan tersebut.

Kepentingan militer Amerika Serikat di wilayah Teluk juga turut menjadi sasaran.

Donald Trump memberikan peringatan keras agar Iran tidak meranjau Selat Hormuz.

Pasukan AS diklaim telah menghancurkan 10 kapal pemasang ranjau milik Iran.

Trump mengancam akan memberikan konsekuensi militer yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Hal ini merespons ancaman Iran yang ingin menghentikan pengiriman minyak di selat tersebut.

Pernyataan Trump yang mengatakan AS akan mengawal kapal tanker minyak apapun melalui Selat Hormuz belum terbukti.

Kemarin, Gedung Putih bahkan menghapus postingan di akun media sosial menteri energi mereka.

Awalnya Menteri Energi AS Chris Wright mengunggah pernyataan yang menyebut bahwa Angkatan Laut AS telah mengawal sebuah kapal tanker minyak melalui Selat Hormuz.

Tapi ternyata, postingan itu tiba-tiba dihapus, hanya beberapa menit setelah akunnya mengunggahnya.

(Tribun-Video.com/Washingtonpost.com)

Artikle ini telah tayang dengan judul Pentagon says about 140 troops wounded, 8 severely, in war with Iran

Program: Tribunnews Update
Host: Yustina Kartika Gati
Editor Video: Aditya Wisnu Wardana

 

#viory #DonaldTrump #TentaraAS #IranWar #UpdatePerang #KritikPolitik #Pentagon #TimurTengah #BreakingNews

Editor: Aditya Wisnu Wardana
Reporter: Yustina Kartika Gati
Video Production: Aditya Wisnu Wardana
Sumber: Sumber Lain

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved