Sabtu, 25 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Taktik Thailand Hadapi Krisis Bahan Bakar Timur Tengah, Batasi Ekspor Minyak & Perkuat Cadangan

Sabtu, 7 Maret 2026 17:25 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM- Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, mengeluarkan perintah darurat terkait bahan bakar.

Langkah ini diambil untuk mencegah kekurangan akibat ketegangan di Timur Tengah.

Perintah penerbitan dilakukan menyusul meningkatnya konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran, yang memengaruhi pasokan energi global.

Dilansir dari The Nation Thailand, beberapa langkah utama tersebut diantaranya mencakup pembatasan ekspor bahan bakar dan pengelolaan cadangan domestik, Sabtu (7/3).

Baca: Intip Trailer Terbaru Series The Boys Season 5: Kiamat Para Supe Segera Tiba di Prime Video

Dalam langkah ini ada pengecualian diberikan pada negara tetangga seperti Laos dan Myanmar serta untuk bahan bakar impor atau yang tidak sesuai spesifikasi.

Situasi darurat meningkat dengan serangan udara di lokasi strategis Timur Tengah dan pembatasan ketat pada jalur pelayaran utama di Teluk Persia dan Selat Hormuz.

Hal ini diperkirakan akan memengaruhi pasokan bahan bakar Thailand, meski belum dapat diprediksi kapan situasi berakhir.

Sementara itu, cadangan bahan bakar domestik wajib dipertahankan minimal 1,5% mulai (31/3) dan meningkat menjadi 3% pada (30/4).

Dalam hal ini Perintah Thailand juga mengatur prosedur persetujuan lokasi penyimpanan, pendelegasian penyimpanan, dan persyaratan bagi operator yang disetujui.

Tujuannya adalah memastikan pasokan bahan bakar domestik tetap aman meski terjadi gangguan akibat eskalasi konflik internasional.

(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di nationthailand.com dengan judul Royal Gazette menerbitkan perintah yang melarang ekspor bahan bakar dan LPG, 

Editor: Okwida Kris Imawan Indra Cahaya
Reporter: Linda Pancaningrum
Video Production: Okwida Kris Imawan Indra Cahaya
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Thailand   #konflik   #krisis

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved