Terkini Daerah
70% Bilik Huntara Korban Bencana Palu Sudah Dihuni Kembali
TRIBUN-VIDEO.COM, PALU - Ribuan bilik hunian sementara (Huntara) di Kota Palu dan Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, kembali berpenghuni.
Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) XX Provinsi Sulteng menyebutkan sejumlah alasan warga kembali meninggalkan Huntara.
Tercatat, sudah 70% korban bencana kembali menempati huntara di dua daerah tersebut.
Pasalnya, dari pendataan terbaru yang diperoleh oleh Tim Satgas PUPR, dari 3.000 bilik huntara yang sebelumnya tidak berpenghuni, kini tinggal 915 bilik yang kosong.
"Jadi itu sebenarnya, masyarakat meninggalkan huntara karena takut tidak mendapatkan bantuan dari Wahana Visi Indonesia dan beberapa alasan lainnya," ungkap Kepala BPPW Sulteng, Ferdinand Kalo pada Jumat (16/8/2019) pagi.
Namun kata dia pihaknya sudah berkoordinasi dan memberikan pemahanan kepada warga agar kembali menempati huntara yang dibangun oleh Kementrian PUPR.
"Secara keseluruhan upaya koordinasi dengan berbagai pihak, memberikan dampak positif bagi korban bencana untuk kembali ke Huntara," aku Ferdinand.
Informasi yang dihimpun dari beberapa korban bencana, ada beberapa faktor yang menyebabkan huntara PUPR tidak berpenghuni.
Seperti menunggu nama-nama penghuni dari aparat desa atau kelurahan, menunggu realisasi jadup, dan menunggu SK nama-nama penghuni.
Sampai saat ini, Kementrian PUPR telah membangun sebanyak 699 unit huntara terdiri dari 8.388 bilik.
Huntara tersebut dibangun di 72 lokasi yang tersebar di Palu, Sigi dan Donggala.
(TribunPalu.com/Abdul Humul Faaiz)
Artikel ini telah tayang di Tribunpalu.com dengan judul Palu Hari Ini: 70 Persen Bilik Huntara Korban Bencana Palu dan Sigi Sudah Dihuni Kembali
ARTIKEL POPULER:
Sub-Kontraktor Disarankan Konsultasi Masalah Pembayaran Huntara di Sulteng
Peduli Kemanusiaan, DPR Gelar Ekspo Huntara untuk Korban Gempa Lombok
3 Kecamatan Sigi Masih Terisolir karena Banjir
TONTON JUGA:
Video Production: Bintang Nur Rahman
Sumber: Tribun Palu
Banjir Bandang di Sumatera
Prabowo Tinjau Pembangunan Hutara di Aceh Tamiang: Sebuah Prestasi Selesai 8 Hari Pengerjaan
Jumat, 2 Januari 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.