Rabu, 22 April 2026

LIVE UPDATE

Perundingan Nuklir AS-Iran Buntu, Donald Trump Beri Ancaman Perang di Timur Tengah Tetap Terbuka

Sabtu, 28 Februari 2026 14:56 WIB
Sumber Lain

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM- Negosiasi terbaru mengenai program nuklir Iran telah resmi berakhir.

Sayangnya, pertemuan tersebut tidak menghasilkan kesepakatan apa pun di antara kedua belah pihak.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan kekecewaan mendalam atas hasil tersebut.

Trump secara terbuka menunjukkan ketidakpuasannya terhadap sikap Iran selama proses perundingan berlangsung.

Hingga saat ini, pihak Gedung Putih belum menetapkan langkah konkret selanjutnya.

Trump menegaskan bahwa keputusan final terkait tindakan terhadap Iran masih belum diambil.

Trump mengaku kecewa karena negosiasi tidak menghasilkan komitmen yang diharapkan Washington.

Salah satu opsi yang muncul ke permukaan adalah kemungkinan melancarkan serangan militer.

Namun, opsi ini masih bersifat spekulatif dan berada dalam tahap pertimbangan.

Trump menegaskan tidak ingin menggunakan kekuatan militer terhadap Iran.

Namun, ia menyebut dalam kondisi tertentu langkah tersebut bisa saja diambil.

Ketegangan ini memicu kekhawatiran global.

Sejumlah negara langsung mengeluarkan peringatan perjalanan kepada warganya di kawasan Timur Tengah.

Inggris dilaporkan menarik sementara staf dari kedutaannya di Teheran.

Pemerintah Inggris juga memperbarui panduan perjalanan.

Inggris menyarankan warganya tidak bepergian ke Israel kecuali untuk keperluan mendesak.

China, India, dan Kanada meminta warga negaranya meninggalkan Iran.

Buntut meningkatnya potensi konflik.

Jerman memperingatkan warganya agar tidak bepergian ke Israel.

Sementara Prancis kembali menegaskan imbauan serupa.

Pemerintah AS juga mendesak warganya yang berada di Iran untuk segera meninggalkan negara tersebut.

Kedutaan Besar AS di Israel bahkan memberi tahu sebagian staf non-darurat dan keluarganya.

Bahwa mereka dapat meninggalkan wilayah itu selama penerbangan komersial masih tersedia.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Editor: Rifqi Khusain
Reporter: Yustina Kartika Gati
Video Production: Rifqi Khusain
Sumber: Sumber Lain

Tags
   #Timur Tengah   #Trump   #Donald Trump   #Iran   #nuklir   #perang

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved