Nasional
AS Kenakan Tarif 104% untuk Produk Panel Surya Indonesia! Ini Dampaknya bagi Ekspor RI
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Kementerian Perdagangan Amerika Serikat (AS) menetapkan bea masuk sementara atas impor produk sel dan panel surya dari India, Indonesia, dan Laos.
Langkah ini diambil sebagai upaya untuk melawan praktik subsidi pemerintah di negara-negara Asia tersebut yang dinilai merugikan industri dalam negeri AS.
Berdasarkan lembar fakta yang dirilis Departemen Perdagangan AS pada Selasa (24/2/2026), tarif impor yang dibebankan cukup signifikan.
Produk panel surya asal India dikenakan tarif tertinggi sebesar 125,87 persen.
Disusul Indonesia sebesar 104,38 persen, dan Laos sebesar 80,67 persen.
Data perdagangan pemerintah menunjukkan, ketiga negara ini memiliki peran vital dalam pasokan energi terbarukan AS.
Tahun lalu, nilai impor tenaga surya dari Indonesia, India, dan Laos mencapai 4,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp 75 triliun.
Baca: Hendak Kabur ke Malaysia, Bandar Narkoba Koko Erwin Berhasil Ditangkap Tim Gabungan di Sumatera
Baca: Kontroversi Status Anak Dwi Sasetyaningtyas, Kemenkum Buka Suara: Tak Bisa Asal Pindah WNI
Jumlah tersebut sekitar dua pertiga dari total impor AS sepanjang 2025.
Keputusan terbaru ini merupakan tindak lanjut dari aduan yang diajukan oleh Alliance for American Solar Manufacturing and Trade.
Mereka menuduh perusahaan-perusahaan China sengaja mengalihkan basis produksi mereka ke Indonesia dan Laos.
Tujuannya disebut-sebut untuk menghindari tarif AS yang sudah ada sebelumnya.
Mereka juga menuding produsen yang bermarkas di India menjual barang di bawah harga pasar ke AS.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Reuters dengan judul, US sets preliminary duties on solar imports from India, Indonesia and Laos
Video Production: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: Sumber Lain
Berita Terkini
Debat Panas Parlemen AS: DPR Kecam Kebijakan Trump yang Bikin Negara Makin Miskin
1 hari lalu
Mancanegara
Iran Diam-diam Tak Ungkap Pangkalan Udara Bawah Tanahnya Rusak Diserang sejak Maret 2026
1 hari lalu
Berita Terkini
Intel Bocor! Iran Gunakan Satelit China untuk Lacak dan Kunci Target Serangan ke Pangkalan AS
1 hari lalu
Berita Terkini
Iran Ancam Balas Blokade AS dengan Matikan Jalur Perdagangan Dunia di Laut Strategis
1 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.