Nasional
Brimob Minta Maaf Atas Tewasnya Siswa MTs Di Tual Dan Janji Evaluasi Total SOP Patroli
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Kasus tewasnya seorang siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) berinisial AT di Tual, Maluku oleh anggota Brimob bernama Bripda Masias Victoria Siahaya menjadi sorotan publik.
Dalam hal ini, Komandan Korps Brimob (Dankorbrimob) Polri, Komjen Ramdani Hidayat meminta maaf dan akan mengevaluasi kinerja anggotanya.
"Kegiatan berkaitan penangan konflik, tawuran, kebut-kebutan (balap liar) akan kita evaluasi," kata Ramdani dalam keterangannya, Selasa (24/2/2026).
Kronologi Kasus
Sebelumnya, Kepolisian Resor (Polres) Tual, Maluku, membeberkan kronologi dugaan penganiayaan yang dilakukan oknum Brimob berinisial Bripda MS terhadap seorang pelajar berinisial AT (14) hingga meninggal dunia.
Kapolres Tual, Whansi Des Asmoro, menjelaskan peristiwa itu bermula saat Bripda MS bersama anggota Brimob Batalyon C Pelopor menggelar patroli cipta kondisi di wilayah Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara pada Kamis (19/2/2026) dini hari.
Sekitar pukul 02.00 WIT, tim patroli menggunakan kendaraan taktis menyisir kawasan Mangga Dua Langgur.
Baca: Borok Penerima LPDP Dibongkar Dirut! Ternyata Ada 44 Oknum Mangkir Tak Balik ke Indonesia
Baca: Dian Sandi Ungkap Tak Pernah Beri Izin Roy Cs Gunakan Foto Ijazah Jokowi yang Diunggahnya di Medsos
Dalam patroli tersebut, anggota menerima informasi dari warga terkait adanya keributan yang berujung pemukulan di sekitar area Tete Pancing.
Tim kemudian bergerak menuju Desa Fiditan, Kota Tual. Di lokasi, anggota Brimob turun dari kendaraan dan membubarkan aksi balap liar yang disebut terjadi di kawasan tersebut.
Sekitar 10 menit berselang, dua sepeda motor yang dikendarai AT (14) dan NK (15) melaju dari arah Desa Ngadi menuju Tete Pancing.
Saat berada di lokasi, Bripda MS diduga mengayunkan helm taktikal ke arah kedua pengendara. Helm tersebut mengenai pelipis AT hingga korban terjatuh dalam posisi telungkup.
Sepeda motor AT kemudian menabrak motor yang dikendarai NK, menyebabkan NK terjatuh dan mengalami patah tulang pada tangan kanan.
AT yang dalam kondisi kritis segera dilarikan ke RSUD Karel Sadsuitubun Langgur untuk mendapatkan perawatan medis. Namun sekitar pukul 13.00 WIT, korban dinyatakan meninggal dunia.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Buntut Kasus Bripda Masias, Dankor Brimob Bakal Evaluasi Penanganan Tawuran hingga Balap Liar
Video Production: Ilham Bintang Anugerah
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Mantan Suami Jadi Dalang Pembunuhan IRT di Kontrakan Tangsel, Polisi Temukan Luka di Tubuh Korban
Jumat, 17 April 2026
Live Tribunnews Update
Kakak Kandung Balita yang Tewas di Aniaya Nenek di Kediri Ungkap Pertemuan Terakhir dengan Korban
Jumat, 17 April 2026
Live Tribunnews Update
Motif Nenek di Kediri Aniaya Cucunya hingga Tewas, Pelaku Kesal Korban Susah Disuruh Makan & Tidur
Jumat, 17 April 2026
Live Tribunnews Update
Polisi Tetapkan Nenek di Kediri Jadi Tersangka Kasus Balita 3 Tahun Tewas Penuh Luka Lebam
Jumat, 17 April 2026
Tribunnews Update
Kronologi Temuan Wanita Tewas di Kontrakan Tangsel, Berawal Warga Dengar Suara Tangis Sang Anak
Kamis, 16 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.