Saksi Kata
Kesaksian Kakek Korban Pembunuhan di Kampung Gajah Ada Chat Saya Diculik
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Duka mendalam masih terasa di rumah keluarga Zein Ahmad Abdul Qudus (14), warga Kampung Burujul, Desa Margahayu, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Remaja yang dikenal ramah itu diduga menjadi korban pembunuhan yang dilakukan dua rekannya sendiri, berinisial YA (16) dan APM (17), di area bekas objek wisata Kampung Gajah, Kabupaten Bandung Barat.
Setelah sempat dinyatakan hilang selama sepekan, jasad Zein akhirnya ditemukan pada Jumat (13/2/2026).
Kakek korban, Undang (52) mengatakan bahwa cucunya itu sudah tiga tahun hidup dalam tekanan yang dilakukan oleh pelaku YA.
"Korban ini pindah sekolah di kelas lima dan enam karena ibunya meninggal, jadi di sini tinggal bersama kami di Garut," ujarnya saat ditemui Tribunjabar.id di kediamannya di Kampung Kampung Burujul, Desa Margahayu, Senin (16/2/2026) petang
Ia menuturkan, sejak saat itu memang ada sejumlah kejadian yang dialami oleh korban, dari mulai pemalakan hingga penganiayaan.
Zein diketahui dianiaya oleh YA hingga menyebabkan korban mengalami luka di bagian mata.
"Saya bujuk akhirnya terungkap semua, bahwa dia mengalami penderitaan selama kenal dengan pelaku," ungkapnya.
Dari peristiwa itu, keluarga korban akhirnya memutuskan untuk kembali membawa korban ke Bandung dengan mendaftarkan ke SMPN 26 Bandung.
Langkah itu dilakukan untuk menghindar dari pelaku yang memang selama ini terus menerus membuntuti korban.
"Kami kira dipindahkan ke Bandung itu akan aman, tapi ternyata pelaku ini katanya sering datang ke Bandung menemui korban," ucapnya.
Menurut keluarga, korban sudah memenuhi banyak permintaan pelaku, namun justru dibunuh secara kejam dengan delapan tusukan.
Undang kemudian berbicara banyak tentang hal-hal yang menimpa Zein hingga akhir hayatnya.
Termasuk ada hal janggal dari sifat pelaku yang dinilai tidak pantas untuk dibicarakan di depan publik, salahsatunya soal orientasi seksual dari pelaku.
"Ada informasi bahwa pelaku sering mengelus tangan korban dan beberapa kali mengajak korban menginap. Namun keluarga tidak memiliki bukti adanya perbuatan asusila karena korban tidak pernah mengaku," jelasnya.
Dalam kasus pembunuhan sadis ini, dua pelaku inisial YA (16) dan APM (17) kini sudah ditangkap polisi di Kabupaten Garut.
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Tangis Kakek Zein di Garut: 3 Tahun Cucu Saya Dipalak dan Disiksa YA Sebelum Dibunuh di Bandung
Program: Saksi Kata
Sumber: Tribun Priangan
Editor: Untung Sofa Maulana
#saksikata #pembunuhansadis #tewas #perundungan #kampunggajah #bandung #pelajar #pembunuhan #sakithati
Video Production: Untung SofaMaulana
Sumber: Tribun Jabar
Selebritis
Sosok yang Temani Sheila Dara di Rumah Cipete seusai Vidi Aldiano Meninggal Dunia
Sabtu, 28 Maret 2026
Selebritis
Terungkap Fakta Bunga di Makam Vidi Aldiano Selalu Hilang Setiap Sore, Ternyata Karena Hal Ini
Sabtu, 28 Maret 2026
Selebritis
Kenang Kepergian Vidi Aldiano, Harry Kiss Unggah Momen Hangat Sang Putra Bersama Ibunda
Sabtu, 28 Maret 2026
Live Tribunnews Update
Pengakuan Tersangka Pembunuhan di Diskotek Palembang: Sempat Dikeroyok Korban & Rekan-rekannya
Jumat, 27 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.