Kamis, 14 Mei 2026

LIVE UPDATE

Iran Ancam Naikkan Pengayaan Uranium hingga 90 Persen Level Senjata Nuklir Jika Kembali Diserang

Rabu, 13 Mei 2026 16:09 WIB
Sumber Lain

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Iran memberi sinyal keras terkait program nuklir mereka di tengah konflik panas dengan Amerika Serikat.

Juru bicara parlemen Iran, Ebrahim Rezaei, menyebut negaranya bisa menaikkan pengayaan uranium.

Level pengayaan itu disebut dapat mencapai 90 persen jika Iran kembali mendapat serangan.

Angka tersebut dikenal sebagai tingkat yang mendekati kebutuhan senjata nuklir.

Pernyataan itu disampaikan Rezaei lewat unggahannya di X, Selasa (12/5/2026).

Ia mengatakan opsi tersebut akan dibahas lebih lanjut di parlemen Iran.

Di sis lain, ketegangan antara Iran dan Amerika memang belum sepenuhnya mereda.

Situasi memanas seusai Presiden AS Donald Trump menolak proposal Iran.

Trump bahkan menyebut gencatan senjata kedua negara berada dalam kondisi kritis.

Pernyataan itu memperlihatkan rapuhnya upaya diplomasi yang sedang dijalankan.

Sebelumnya, Trump mengklaim fasilitas nuklir Iran telah dihancurkan dalam serangan gabungan.

Serangan tersebut dilakukan Amerika Serikat dan Israel saat perang 12 hari terjadi.

Trump menilai serangan itu telah melemahkan kemampuan Iran memperkaya uranium.

Namun laporan intelijen AS menunjukkan situasi belum sepenuhnya berubah.

Iran disebut masih memiliki stok uranium dengan tingkat pengayaan tinggi.

Jumlahnya diperkirakan mencapai sekitar 400 kilogram uranium.

Material itu telah diperkaya hingga level 60 persen.

Secara teknis, level tersebut tinggal selangkah menuju tingkat senjata nuklir.

Sampai saat ini, keberadaan stok uranium itu belum diketahui secara pasti.

Intelijen AS menilai program nuklir Iran masih sulit dihentikan sepenuhnya.

Hal itu berlaku jika stok uranium berpengayaan tinggi belum dipindahkan atau dimusnahkan.

Isu nuklir kini menjadi pembahasan paling sensitif antara Washington dan Teheran.

Kedua negara masih terlibat negosiasi untuk mengakhiri konflik yang berlangsung.

Iran ingin pembicaraan nuklir dilakukan pada tahap berikutnya.

Namun Amerika Serikat memiliki tuntutan yang berbeda terhadap Teheran.

Washington meminta Iran memindahkan stok uranium keluar dari negaranya.

AS juga meminta Iran menghentikan proses pengayaan uranium di dalam negeri.

Perbedaan sikap itu membuat proses diplomasi berjalan semakin rumit.

Ketegangan baru pun dikhawatirkan bisa kembali memicu konflik lebih besar di kawasan.

Editor: Rifqi Khusain
Reporter: Yustina Kartika Gati
Videografer: Reka Alfa
Video Production: Rifqi Khusain
Sumber: Sumber Lain

Tags
   #Serang   #Uranium   #Iran   #nuklir

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved