Nasional
Ogah Damai! Banser Tolak Mentah-mentah & Ngotot Kasus Berlanjut hingga Bahar Dipenjara!
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Anggota Banser Kota Tangerang menolak mentah-mentah upaya damai yang diajukan tersangka dugaan penganiayaan Bahar bin Smith.
Penolakan itu dilakukan seusai polisi membebaskan Bahar dari penahanan pasca pemeriksaan kasus.
Kasatkorcab Banser Kota Tangerang, Slamet Purwanto, menegaskan bahwa pihaknya belum menerima permohonan maaf dari Bahar bin Smith.
Slamet dengan tegas menyatakan Banser menolak restorative justice dan menuntut agar proses hukum tetap berjalan.
Pernyataan tersebut disampaikan Slamet pada Kamis (12/2/2026).
Banser juga mengancam bakal menggelar aksi lanjutan dengan jumlah massa yang lebih besar jika polisi tidak mengambil langkah tegas.
Baca: Pemain Baru Persija Tak Kunjung Starter, Mauricio Souza Didesak Turunkan Shayne Pattynama
Baca: Cerita Siswa yang Terima Kaus dari Presiden Prabowo, Berharap MBG Hadir di Sekolahnya di Jakarta
Sementara itu, korban dugaan penganiayaan bernama Rida juga menyampaikan sikap serupa.
Rida menolak tawaran damai dan meminta agar proses hukum tetap berjalan.
Ia mengaku kecewa dengan alasan Bahar tidak ditahan karena dianggap sebagai tulang punggung keluarga.
Rida menegaskan bahwa dirinya juga merupakan tulang punggung keluarga dan menjadi korban dugaan penganiayaan Bahar bin Smith.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Awalnya Bantah Menganiaya Anggota Banser, Kini Bahar Bin Smith Sampaikan Maaf ke Korban dan GP Ansor
Video Production: Yogi Putra Anggitatama
Sumber: Tribunnews.com
Mancanegara
Warga Geruduk Rumah Doa di Teluknaga Tangerang seusai Ibadah Jumat Agung, Minta Ditutup Permanen
6 hari lalu
Tribunnews Update
Pentolan KKB Pulan Wonda Penembak Rombongan Tito Karnavian Ditangkap di Papua, Kaki Dilumpuhkan
7 hari lalu
LIVE UPDATE
Detik-Detik Kebakaran Bengkel dan Toko Helm di Tangsel, Bangunan Ludes Dilalap Kobaran Api
Kamis, 2 April 2026
Mancanegara
UPAYA AKHIRI PERANG BERKEPANJANGAN, Iran Ajukan Syarat Damai, Jaminan Terhadap Agresi & Kompensasi
Rabu, 1 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.