Terkini Nasional
Dirut BPJS Kesehatan Emosi usai Kinerjanya Dianggap Tak Maksimal oleh Anggota Komisi IX DPR
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Rapat kerja antara Komisi IX DPR RI dengan BPJS Kesehatan yang berlangsung pada Rabu (11/2/2026) diwarnai ketegangan dan debat panas.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Profesor Ali Ghufron Mukti, melontarkan respons keras terhadap kritik yang disampaikan oleh anggota DPR, Zainul Munasichin.
Zainul menilai BPJS Kesehatan tidak proaktif dalam mengantisipasi dampak dari penonaktifan 11 juta peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang menyebabkan kendala layanan kesehatan di awal Februari.
Ia menyayangkan BPJS Kesehatan yang dianggap tidak segera memilah data terhadap sekitar 120.000 pasien penyakit katastropik yang ikut terdampak kebijakan tersebut.
Baca: Lebih Dari 98 Ribu Peserta BPJS Kesehatan PBI JK di Semarang Dinonaktifkan, Warga Tunda Pengobatan
Mendengar tudingan tersebut, Ali Ghufron tampak emosi dan menegaskan bahwa jajarannya telah bekerja keras serta tidak tinggal diam melihat persoalan data tersebut.
Suasana semakin memanas saat Ali Ghufron menantang balik Zainul dengan menyatakan kesiapan untuk menggajinya jika mampu menunjukkan cara kerja yang lebih efektif daripada timnya.
Ali menekankan bahwa BPJS Kesehatan terus berkoordinasi dengan Kementerian Sosial agar pasien dengan penyakit berat tetap mendapatkan hak pelayanan mereka.
Hingga kini, persoalan sinkronisasi data PBI terus menjadi perhatian guna mencegah adanya warga kurang mampu yang kesulitan mendapatkan akses pengobatan medis.
(Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Rapat kerja antara Komisi IX DPR RI dengan BPJS Kesehatan yang berlangsung pada Rabu (11/2/2026) diwarnai ketegangan dan debat panas.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Profesor Ali Ghufron Mukti, melontarkan respons keras terhadap kritik yang disampaikan oleh anggota DPR, Zainul Munasichin.
Zainul menilai BPJS Kesehatan tidak proaktif dalam mengantisipasi dampak dari penonaktifan 11 juta peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang menyebabkan kendala layanan kesehatan di awal Februari.
Ia menyayangkan BPJS Kesehatan yang dianggap tidak segera memilah data terhadap sekitar 120.000 pasien penyakit katastropik yang ikut terdampak kebijakan tersebut.
Mendengar tudingan tersebut, Ali Ghufron tampak emosi dan menegaskan bahwa jajarannya telah bekerja keras serta tidak tinggal diam melihat persoalan data tersebut.
Suasana semakin memanas saat Ali Ghufron menantang balik Zainul dengan menyatakan kesiapan untuk menggajinya jika mampu menunjukkan cara kerja yang lebih efektif daripada timnya.
Ali menekankan bahwa BPJS Kesehatan terus berkoordinasi dengan Kementerian Sosial agar pasien dengan penyakit berat tetap mendapatkan hak pelayanan mereka.
Hingga kini, persoalan sinkronisasi data PBI terus menjadi perhatian guna mencegah adanya warga kurang mampu yang kesulitan mendapatkan akses pengobatan medis.
(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)
">Tribun-Video.com)Video Production: Arifah Nur Shufiyatin
Sumber: Tribun Video
TRIBUNNEWS UPDATE
Raffi Ahmad Resmi Jadi Duta Kehormatan BPJS Kesehatan, Sosialisasi JKN Fokus ke Generasi Muda
Kamis, 23 April 2026
LIVE UPDATE
RSUP Ben Mboi Siapkan Layanan Kemoterapi bagi Penderita Kanker, Bisa Pakai BPJS Kesehatan
Rabu, 22 April 2026
Nasional
KOMISI IX DPR SEBUT BGN TIDAK PERNAH Laporkan Pengadaan Motor Listrik untuk SPPG
Jumat, 10 April 2026
Terkini Nasional
Pimpinan Komisi IX DPR Sebut Pengadaan Motor Listrik Tak Pernah Dilaporkan, Bakal Panggil Kepala BGN
Jumat, 10 April 2026
LIVE UPDATE
BPJS Kesehatan PBI Nonaktif, Warga Kabupaten Bekasi Bisa Mengurusnya Asal Penuhi Syarat
Rabu, 25 Februari 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.