TRIBUNNEWS UPDATE
Debat Panas di DPR, Dirut BPJS Kesehatan Emosi Dianggap Tak Bisa Kerja oleh Anggota Komisi IX
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Direktur Utama BPJS Kesehatan, Profesor Ali Ghufron Mukti, merespons keras anggota DPR Zainul Munasichin.
Pasalnya, Zainul menilai BPJS Kesehatan tidak proaktif mengantisipasi terjadinya masalah Penerima Bantuan Iuran (PBI) nonaktif yang tidak bisa berobat pada awal Februari lalu.
"Kalau Bapak bisa kerja seperti itu, saya gaji. Bapak minta berapa?" kata Ali dalam rapat bersama Komisi IX DPR, Rabu (11/2/2026).
Baca: Rangkuman Iran: Kian Genting! 3 Kapal Perusak China Bekingi Iran Hadapi AS, Teheran Tak Gubris Trump
Baca: Rangkuman Konflik Timur Tengah: Israel Panik Persiapan Diserang Iran, Warga Iran Teriak Matilah AS
Awalnya, Zainul mempertanyakan kinerja BPJS Kesehatan yang tidak segera memilah data jumlah peserta nonaktif berpenyakit katastropik dari 11 juta PBI yang dinonaktifkan.
Zainul menyayangkan BPJS Kesehatan yang tidak memberi masukan ke Menteri Sosial Saifullah Yusuf bahwa dari 11 juta PBI nonaktif itu ada 120.000 pasien katastropik. Ali Ghufron bereaksi.
Ia menegaskan tidak diam melihat masalah PBI yang dinonaktifkan itu.
"BPJS diam, begitu? Enggak. Kerja, Pak," ucap Ali.
(Tribun-Video.com)
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Tegar Melani
Sumber: Tribun Video
Terkini Nasional
Prabowo Soroti Mekanisme Pemilihan Kapolri dalam Evaluasi Reformasi Polri, Tak Lagi Fit Proper Test
Rabu, 6 Mei 2026
Terkini Nasional
Hotman Paris Desak DPR dan Pemerintah Sahkan UU Hukuman Mati bagi Pelaku Kejahatan Seksual
Selasa, 5 Mei 2026
Nasional
Tak Terima Kiai Cabuli 50 Santri, Hotman Paris Geram & Desak DPR Segera Sahkan Hukuman Mati
Selasa, 5 Mei 2026
Tribunnews Update
Hotman Paris Minta DPR Sahkan UU Hukum Mati Pelaku Kejahatan Seks Buntut Kasus Kiai Cabuli 50 Santri
Selasa, 5 Mei 2026
Nasional
Begini Isi Surat dan Permintaan Roy Suryo Cs ke DPR RI terkait Kasus Ijazah Jokowi
Minggu, 3 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.