Rabu, 29 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Warga Iran Ramai-ramai Surati Trump, Kini Presiden Pezeshkian Minta Maaf soal Demo Berdarah

Kamis, 12 Februari 2026 11:34 WIB
Tribun Video

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Iran Masoud Pezeshkian meminta maaf ke rakyatnya.

Permintaan maaf itu terkait penindakan berdarah para demonstran yang terjadi beberapa waktu lalu.

Sementara Pezeshkian meminta maaf seusai warga Iran mengirim surat dan memohon kepada Presiden AS Donald Trump.

Permintaan maaf Pezeshkian disampaikan melalui pidatonya pada Rabu (11/2).

Baca: Cara Iran Permalukan AS, Bendera Nasional Diinjak-injak selama Perayaan HUT ke-47 Revolusi Islam

Ia meminta maaf kepada semua pihak atas demonstrasi berdarah yang terjadi awal tahun.

Pihaknya turut mengecam propaganda Barat yang tidak disebutkan secara spesifik seputar protes tersebut.

Pezeshkian memahami kesedihan mendalam yang dirasakan orang-orang dalam protes dan penindakan berdarah.

Secara tidak langsung, Pezeshkian mengakui peran pasukan keamanan Iran dalam tragedi tersebut.

Baca: Iran Peringatkan Dampak Global jika Diserang AS-Israel, Shamkhani: Serangan Kecil Sama dengan Perang

Diketahui sebelumnya, warga Iran ramai-ramai mengirimkan pesan berisi permohonan kepada Presiden AS Donald Trump.

Permohonan itu meminta agar AS tak melakukan perundingan dengan Iran.

Pasalnya perundingan itu dinilai mengkhianati para demonstran yang dibunuh oleh pasukan keamanan Iran.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Arab News dengan judul Presiden Iran meminta maaf atas tindakan keras yang dilakukan saat negara tersebut memperingati ulang tahun Revolusi Islam 1979

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Maria Nanda Ayu Saputri
Video Production: Muhammad TaufiqRahman
Sumber: Tribun Video

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved