Mancanegara
Dibubarkan saat Demo, Warga Israel Ini Curhat Hidupnya Kacau Total Gara-gara Perang Netanyahu
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Puluhan aktivis anti-pemerintah menggelar aksi demo di Yerusalem Barat pada Sabtu (2/5/2026) malam waktu setempat.
Mereka menuduh para pejabat melancarkan perang yang memicu ketidakamanan di seluruh wilayah.
Rekaman yang dirilis Viory menunjukkan para aktivis memukul genderang sambil mengecam pemerintah Israel.
Namun, demo tersebut dibubarkan oleh polisi hingga terjadi aksi menyeret.
Baca: Kejamnya Anisa Menantu Tega Habisi Mertua! Padahal Kerap Dibantu Dumaris meski Sudah Bukan Menantu
Baca: Mantan Tentara Israel Demo Tolak Perang di Jalan, Buka Suara Soal Buruknya Pemerintahan Netanyahu
Yael, salah satu aktivis mengatakan bahwa pemerintahan Benjamin Netanyahu telah membahayakan nyawa warga Israel dan Palestina selama tiga tahun terakhir.
Ia mengaku tidak tenang karena harus berlindung di bunker lalu berpindah ke tempat aman lainnya ketika serangan terjadi.
Yael pun menyindir slogan pemerintah yang katanya ingin menjadi mitra perdamaian.
Ia mewakili para aktivis mendesak para pejabat untuk mundur.
"Kehidupan kami kacau. Kami berpindah dari satu sirene ke sirene lainnya, dari satu bom ke bom lainnya, dan kami membutuhkan pemerintah untuk menjadi mitra perdamaian," kata Yael.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Viory dengan judul, 'Kita hidup dari suara sirene ke sirene, dari bom ke bom' - Para demonstran anti-Netanyahu di Yerusalem menuntut pemerintah mengakhiri perang dan menjadi 'mitra perdamaian'
Video Production: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: Sumber Lain
Mancanegara
Pengakuan Mantan IDF! Demo Tolak Perang & Bongkar Buruknya Pemerintahan Netanyahu
5 jam lalu
Internasional
DIPERINGATKAN TEHERAN! Trump Galau Hadapi 14 Syarat Iran: Antara Damai Permanen Atau Perang Total!
7 jam lalu
Tribunnews Update
Peringatan Keras Iran ke AS, Siap Menyerang Pasukan AS Jika Memasuki Jalur Vital Selat Hormuz
7 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.