Tribun Video Update
Pemerintahan Prabowo Diberi Empat Lampu Kuning Buntut Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump
TRIBUN-VIDEO.COM - Pemerintahan Prabowo Subianto diberi empat lampu kuning buntut bergabung ke dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza bentukan Presiden AS Donald Trump.
Adapun, lampu kuning itu dilontarkan oleh Dino Patti Djalal, Mantan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) dan mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat (AS).
Mengutip Tribunnews pada (28/1), masukannya itu diunggahnya di akun Instagram pribadi pada (27/1/2026).
Dalam video, Dino memberikan empat lampu kuning terkait keikutsertaan Indonesia ke dalam BoP.
Rinciannya, pertama, piagam BoP tidak memuat acuan Gaza atau Palestina dan sepenuhnya dikontrol Presiden Donald Trump tanpa mekanisme kesetaraan atau batas masa jabatan.
"Jadi bisa seumur hidup. Dan dia hanya bisa diganti oleh orang yang ditunjuknya sendiri. Jadi semuanya terserah Donald Trump. Sangat hirarkis. Tidak ada unsur kesetaraan antara Donald Trump dan anggota Board dan tidak fair juga," katanya.
Kedua, BoP dinilai sebagai “klub pribadi” Trump karena keanggotaan ditentukan berdasarkan like and dislike politik.
Baca: Istana Buka Suara soal Isu Prabowo Bakal Reshuffle Kabinet Jilid 5, Ini Kata Mensesneg
Baca: Bursa Nama yang Diduga Kena Reshuffle Prabowo ke 5 Kalinya, Ada Menlu Sugiono hingga Pratikno
"Ini artinya Trump menganggap Board of Peace itu sebagai klub miliknya. Di mana dia yang menentukan segalanya. Semuanya berdasarkan like and dislike, berdasarkan ego dan bukan pertimbangan yang objektif. Orang yang kritis terhadap Trump bahkan sekutunya sekalipun tidak boleh masuk," katanya.
Ketiga, keikutsertaan Benjamin Netanyahu dipersoalkan karena Gaza dihancurkan Israel sementara Palestina tidak diwakili, dengan pengaruh Israel dinilai jauh lebih besar dibanding negara lain.
"Selain itu, kehadiran Netanyahu menjadi faktor penting karena dari seluruh anggota Board of Peace pastinya yang paling berpengaruh terhadap Trump baik secara politik maupun psikologis adalah Netanyahu," katanya.
Keempat, BoP dianggap minim empati terhadap penderitaan rakyat Palestina, tercermin dari pidato para pejabat AS yang mengabaikan korban Gaza dan isu kebebasan Palestina.
"Dan juga tidak ada penggunaan kata freedom dalam merujuk pada warga Palestina. Padahal kata freedom ini biasanya merupakan jargon yang paling wajib dalam semua pidato politik orang Amerika Serikat," katanya.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Eks Wamenlu Dino Patti Djalal Ingatkan Lampu Kuning, Indonesia Ikut Dewan Perdamaian Gaza
#PemerintahanPrabowo #PrabowoSubianto #PolitikIndonesia #KebijakanLuarNegeri #DewanPerdamaianGaza #Gaza #Palestina #KonflikGaza #TimurTengah #DonaldTrump #TrumpGaza #DiplomasiIndonesia #GeopolitikGlobal #LampuKuning #PeringatanPolitik #KontroversiPolitik #HubunganIndonesiaAS #IsuGlobal #BeritaIndonesia #BeritaDunia #BeritaInternasional #BreakingNews
Reporter: Yessy Arisanti Wienata
Video Production: Hadiyya QurrataAyyuun
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS ON FOCUS
[FULL] Kecaman Kemenlu atas Ulah Israel Culik WNI Tak akan Mempan, Pakar: Prabowo Harus Turun Tangan
1 hari lalu
Live Tribunnews Update
Prabowo Didesak Lobi Donald Trump Demi Bebaskan 5 WNI Ditahan Israel, Lewat Jalur Diplomasi
1 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Khawatir Kondisi 5 WNI Ditahan Israel, GPCI Temui Ketua MPR Desak Prabowo Bantu Bebaskan Segera
1 hari lalu
Mancanegara
WNI Ditahan Israel! Kemenlu Kecam Keras Tindakan Zionis dan Prabowo Diminta Langsung Lobi Trump
1 hari lalu
Internasional
Trump Pilih Jalur Diplomasi, Iran Dapat Relaksasi Sanksi di Tengah Ketegangan
1 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.