Minggu, 12 April 2026

Mancanegara

Trump Kian Agresif, Kolombia Diperingatkan Jadi Sasaran Militer Berikutnya

Selasa, 6 Januari 2026 20:21 WIB
Sumber Lain

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan melakukan operasi militer terhadap pemerintah Kolombia.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump pada Minggu(4/1/2026), menyusul aksi penangkapan terhadap Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

Dikutip dari Reuters pada Senin (5/1/2026), Trump menyebut opsi operasi militer terhadap Kolombia sebagai sesuatu yang terdengar bagus.

Ia pun memperingatkan Presiden Kolombia Gustavo Petro untuk berhati-hati.

"Jadi dia memang harus berhati-hati," ujar Trump.

Baca: Trump Kembali Tebar Ancaman, Kolombia hingga Iran Masuk Daftar Target

Terkait dampak serangan ke Venezuela, Trump mengaku tidak khawatir.

Ia malah menuduh Petro membiarkan produksi dan perdagangan narkoba mengalir ke AS.

Dalam kesempatan yang sama, Trump juga menyinggung Kuba.

Ia mengatakan intervensi militer AS di Kuba kemungkinan tidak diperlukan karena negara tersebut dinilai akan jatuh dengan sendirinya.

Baca: Rangkuman Konflik AS-Venezuela: China Gertak Washington, Maduro Lawan Trump & Akui Kebal Tuntutan

Sebagai informasi, Maduro bersama istrinya ditangkap oleh AS dalam serangan yang berlangsung di Caracas pada Sabtu (3/1/2026) waktu setempat.

Maduro kemudian diterbangkan ke New York untuk menghadapi dakwaan terkait perdagangan narkoba.

Namun, aksi tersebut menuai kecaman karena Trump disebut hanya ingin menguasai cadangan minyak Venezuela.

Ia secara terang-terangan akan mengerahkan perusahaan besar AS untuk mengelola minyak negara tetangganya tersebut.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Reuters.com dengan Judul Trump threatens military operation against Colombia, after Venezuela raid

# Presiden Amerika Serikat # Sasaran Militer # Agresif # Kolombia # Donald Trump # 

Editor: Wening Cahya Mahardika
Video Production: Muhammad Arief Prasetyo
Sumber: Sumber Lain

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved