Selasa, 28 April 2026

Terkini Nasional

Chaos! Buntut Bantuan Bencana Tak Kunjung Datang, Warga Sibolga Kelaparan Nekat Jarah Gudang Bulog

Minggu, 30 November 2025 15:44 WIB
Tribun Medan

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.

 


TRIBUN-VIDEO.COM - Penjarahan kembali terjadi di Kota Sibolga–Tapanuli Tengah (Tapteng) hingga hari ini masih lumpuh total akibat bencana banjir dan longsor.

Setelah lima hari terisolasi tanpa listrik, tanpa jaringan komunikasi, dan tanpa aliran logistik, warga yang kelaparan menyerbu Gudang BULOG Sarudik Sibolga, Sabtu (29/11/2025).

Aksi ini merupakan rangkaian dari penjarahan di berbagai ritel modern di Sibolga dan Tapteng.

Kota yang luluh lantak diterjang banjir bandang dan longsor sejak 24–25 November menyebabkan ribuan warga kehilangan rumah, akses jalan terputus, dan pasokan pangan tidak dapat masuk selama berhari-hari.

Baca: Tangis Pilu Titiek Soeharto Ditemani Didit saat Tinjau Korban Banjir di Aceh: Insya Allah Kami Bantu

Diketahui, bantuan pemerintah baru bisa dikirim sejak Jumat (28/11/2025), bantuan logistik dari Medan telah diberangkatkan menuju Tapteng–Sibolga menggunakan pesawat Hercules.

Namun hingga malam ketika penjarahan terjadi di berbagai titik, bantuan tersebut belum sampai ke tangan masyarakat.

Keterlambatan ini memperburuk kondisi warga yang sudah lima hari bertahan tanpa suplai pangan.

Saat pasokan tidak masuk, harga pangan di pasar-pasar kecil yang tersisa melonjak tak terkendali. Laporan warga menyebut harga cabai tembus Rp300 ribu per kilogram, jauh di atas harga normal. Bahan pangan lain pun sulit ditemukan.

Kondisi ini memicu gelombang kepanikan dan membuat masyarakat semakin nekat menyerbu gudang, toko, hingga fasilitas penyimpanan logistik.

Dalam rilis resminya, Perum BULOG Kanwil Sumatera Utara menyebut kondisi sosial di Sibolga memburuk setelah infrastruktur vital rusak parah.

Baca: Prabowo Soroti Banjir & Longsor! BMKG Gerak Cepat Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca di Sumatera

Jalan-jalan penghubung tertimbun longsor, jembatan putus, dan seluruh wilayah gelap gulita akibat listrik padam.

Jaringan komunikasi masih mati total, membuat warga tidak mengetahui perkembangan evakuasi ataupun jadwal kedatangan bantuan.

Situasi darurat inilah yang membuat warga berbondong-bondong mencari makanan dengan cara apa pun.

Penjarahan di Gudang BULOG Sarudik terjadi secara tiba-tiba. Ratusan warga berkumpul di depan kompleks gudang dan mendesak masuk dengan merobohkan pagar gerbang.

Gembok gudang dirusak, sebelum massa mengambil beras dan minyak goreng dari dalam.

Aparat Polsek, Koramil, dan personel keamanan BULOG telah berada di lokasi, namun tidak mampu menahan massa yang panik dan kelaparan.

Sebagian besar aparat sebelumnya masih fokus pada evakuasi korban dan penanganan darurat bencana.

Baca: Penampakan Kayu Gelondongan yang Terbawa Arus Banjir Sumatera, WALHI Singgung Para Perusak Hutan!

Pimpinan Cabang BULOG Sibolga sebelumnya telah meminta penambahan personel pengamanan kepada Kodim Tapteng dan Polresta Sibolga, dan koordinasi lanjutan juga sudah dilakukan oleh Kanwil BULOG Sumut dengan Kodam I/BB dan Polda Sumut. Namun sebelum bantuan personel tiba, penjarahan sudah terjadi.

Pemimpin Wilayah BULOG Sumut, Budi Cahyanto, mengatakan pihaknya memahami kondisi psikologis masyarakat yang sudah lima hari terisolasi tanpa akses pangan.

“Masyarakat berada dalam situasi darurat akibat banjir dan longsor yang menimbulkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta terputusnya jalur logistik,” ujarnya.

Ia memastikan BULOG kini dalam proses pendataan jumlah beras dan minyak goreng yang diambil massa dari gudang Sarudik, meski pendataan terkendala sinyal dan akses yang sulit.

BULOG menegaskan bahwa pemulihan distribusi pangan tetap menjadi prioritas utama, sambil terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, TNI–Polri, dan seluruh pihak terkait agar bantuan bisa segera mencapai masyarakat terdampak paling parah.

 

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul BANTUAN Tak Kunjung Datang, Warga yang Kelaparan Menjarah Gudang BULOG Sibolga

Editor: Aditya Wisnu Wardana
Video Production: ahmadshalsamalkhaponda
Sumber: Tribun Medan

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved