TRIBUNNEWS UPDATE
Respons Cak Imin Pembangunan Ponpes Al Khoziny Pakai APBN Dikritik Atalia Praratya: Apa Solusi Anda?
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Rencana pembangunan kembali gedung pondok pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) diprotes sejumlah anggota DPR.
Merespons hal itu, Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin) meminta agar anggota dewan yang memprotes turut memberikan solusi.
Cak Imin menegaskan, Ponpes Al Khoziny layak mendapatkan bantuan dari APBN.
Menurutnya, pemerintah tak bisa menutup mata terhadap kondisi 1.900 santri yang harus melanjutkan proses belajar.
Ia prihatin jika nantinya ribuan santri ini harus belajar di tenda.
Baca: Baru Satu Bulan Jabat Menkeu, Purbaya Tegas Tolak 2 Proyek Didanai APBN: Ada Whoosh & Family Office
“Al Khoziny di Sidoarjo ini layak dibantu APBN, karena ya kalau jumlah santrinya 1.900 mau sekolah di mana? Mau dibiarkan di tenda? Pemerintah mau diam saja?” ujar Cak Imin.
Cak Imin menegaskan bahwa bantuan APBN bukan soal dana semata.
Melainkan wujud kehadiran dan tanggung jawab negara dalam menjamin rasa aman bagi anak-anak bangsa yang menempuh pendidikan.
Meski demikian, pemerintah tetap akan melakukan penelusuran terhadap potensi kelalaian ambruknya masjid ponpes.
“Makanya Presiden memerintahkan bukan saja diaudit, tapi juga dibantu. Banyak pesantren juga yang tidak mau dibantu karena tumbuh dari keswadayaan. Itu justru kekuatan yang harus dijaga oleh pemerintah,” katanya.
Diketahui, salah satu anggota dewan yang memprotes pembangunan ini ialah Anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi Golkar, Atalia Praratya.
Atalia mengungkapkan, pemerintah perlu mengkaji ulang terkait rencana tersebut.
Diperlukan mekanisme yang jelas dan adil dalam penggunaan APBN.
Dia menganggap rencana pemerintah tersebut dapat menimbulkan kecemburuan sosial.
“Jadi, usulan penggunaan APBN ini harus dikaji ulang dengan sangat serius, sambil memastikan proses hukum berjalan dan kebijakan ke depan lebih adil, lebih transparan, dan tidak menimbulkan kecemburuan sosial,” kata Atalia pada Jumat (10/10/2025) lalu.
Pimpinan DPR RI, Saan Mustopa juga memberikan respons serupa.
Baca: Rumah Atalia Praratya Digeruduk Puluhan Santri yang Ngamuk Buntut Ucapan soal Ponpes Al Khoziny
Ia meminta agar pembangunan ponpes menggunakan APBN perlu dibahas lebih dahulu dengan kementerian terkait.
"Karena itu menggunakan dana APBN, tentu itu harus dibicarakan dulu dengan minimal di tingkat kementerian, di tingkat pemerintahan," ucap Saan usai acara donor darah menjelang HUT Ke-14 Partai Nasdem, yang digelar di Nasdem Tower, Jakarta, Sabtu (11/10/2025).
Saan tak menampik usulan tersebut baik, namun jangan sampai ada polemik dari usulan itu yang berdampak kepada pesantrennya.
"Makanya menurut saya itu niat yang baik dari kementerian PU, dari Menteri PU ini tentu juga harus dilakukan lebih baik supaya tidak menimbulkan polemik," ujarnya.
(Tribun-Video.com/Tribunnews.com/Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cak Imin ke Anggota DPR yang Protes APBN Bantu Al Khoziny: Apa Solusi Anda?"
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Istri Ridwan Kamil Diprotes Santri Imbas Kritiknya soal Pembangunan Al Khoziny Pakai APBN
Program: Tribunnews Update
Host: Tri Suhartini
Editor Video: Muhammad Adnan Hidayat
Uploader: bagus gema praditiya sukirman
Reporter: Tri Suhartini
Video Production: Muhammad Adnan Hidayat
Sumber: Kompas.com
Tribunnews Update
Polemik DPR Usulan 1.000 Bioskop Desa dari APBN 2027, Masyarakat Pertanyakan Prioritas Anggaran
Jumat, 22 Mei 2026
Tribunnews Update
Menkeu Sebut Pemerintah Gelontorkan Rp 153 T untuk Subsidi & Kompensasi Jaga Daya Beli Masyarakat
Kamis, 21 Mei 2026
Terkini Daerah
Kiai Cabul di Ponorogo Jadi Tersangka, Ponpes Digeledah & Kasur Disita Imbas Kasus Asusila 11 Santri
Kamis, 21 Mei 2026
Regional
Modus Licik Kiai Ponorogo Cabuli 11 Santri: Ditawari Mondok Gratis & Dapat Uang Rp100 Ribu
Rabu, 20 Mei 2026
Nasional
Rupiah Tembus Rp17.700, Guntur Romli Kritik Defisit APBN dan Bengkaknya Utang Negara
Rabu, 20 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.