Kamis, 9 April 2026

Tribunnews WIKI

Monumen Bajra Sandhi - Simbol Kepahlawanan Rakyat Bali Melawan Kolonialisme

Senin, 22 Juli 2019 10:21 WIB
TribunnewsWiki

TRIBUN-VIDEO.COM - Museum Bajra Sandhi atau yang lebih dikenal dengan Monumen Bajra Sandhi merupakan monumne yang menggambarkan perjuangan rakyat Bali pada perang puputan.

Monumen Bajra Sandhi menempati tanah seluas 13,8 hektar, dan luas gedung 4900 m2.

Bangunan ini dirancang oleh Ir Ida Gede pada tahun 1981.

Akan tetapi proses pembangunan sendiri baru dimulai pada tahun 1987, pada masa pemerintahan Gubernur Ida Bagus Mantra.

Kemudian monumen ini diresmikan oleh Presiden Megawati pada 14 Juni 2003.

Bangunan Monumen Bajra Sandhi terlihat sangat lekat dengan arsitektur Bali.

Pembangunan Monumen Bajra Sandhi ini memang memuat berbagai filosofi agama Hindu.

Kata bajra memiliki arti genta.

Genta digunakan Pendeta Hindu ketika memebaca mantra dalam upacraa keagamaan.

Selain itu, Guci Amertha disimbolkan dengan kumbha (semacam periuk) yang dapat dilihat di bagian atas monumen.

Ekor Naga Basuki terwujud di dekat Swamba dan kepalanya pada Kori Agung.

Badan Bedawang Akupa diwujudkan dalam landasan monumen, dan kepalanya pada Kori Agung.

Monumen yang menjulang tinggi merupakan perwujudan dari Gunung Mendara Giri.

Kolam yang mengelilingi monumen merupupakan simbol dari Ksirarnawa atau lautan susu.

Selain simbol-simbol keagamaan Hindu, Monumen Bajra Sandhi juga memuat berbagai simbol kemerdekaan Republik Indonesia.

Anak tangga pada pintu utama monumen berjumlah 17.

Di bagian dalam, terdapat 8 tiang agung yang memiliki tinggi 45 meter.

Jumlah-jumlah tersebut merupakan ismbol dari tanggal kemerdekaan Indonesia.

Monumen Bajra Sandhi memiliki tiga lantai.

Setiap bagian memiliki nama berdasarkan filosofi Bali, yaitu Nistaning Utama Mandala, Madyaning Utama Mandala, dan Utamaning Utama Mandala.

Nistaning Utama Mandala merupakan lantai pertama Monumen Bajra Sandhi.

Ruang ini memuat perpustakaan, ruang pameran, ruang pertemuan, ruang informasi, ruang administrasi, dan toilet.

Pengunjung akan menjumpai telaga yang bernama Puser Tasik di tengah bangunan.

Selain itu, juga terdapat delapan tiang agung dan anak tangga berbentuk tapak dara.

Foto-foto kerajaan Bali dan perjuangan melawan penjajah juga terpajang di lantai dasar ini.

Madyaning Utama Mandala terletak di lantai dua Monumen Bajra Sandhi.

Lantai dua ini memuat 33 diaroma.

Diaroma tersebut menggambarkan Bali pada masa prasejarah, kerajaan, peperangan, dan setelah kemerdekaan.

Selain diaroma, terdapat pula miniatur perjuangan rakyat Balui dalam melawan penjajah.

Keterangan dalam diaroma yang ada di museum ini ditulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.

Utamaning Utama Mandala, yaitu lantai paling tinggi di Monumen Bajra Sandhi.

Lantai ketiga ini disebut dengan ruang ketenangan.

Di tempat ini, pengunjung bisa menikmati ketenangan di sekitar lingkungan Monumen Bajra Sandhi.

Dari lantai ini, pengunjung dapat melihat pemandangan Kota Denpasar.

Bangunan Monumen Bajra Sandhi dikelilingi oleh lapangan yang luas.

Lapangan ini biasa digunakan untuk aktivitas olah raga.

Di sekitar lokasi dilengkapi dengan jogging track.

Pohon yang berdiri di sepanjang Jogging track dan sekitar lapangan akan membuat suasana jogging lebih teduh.

Jika sekadar beraktivitas di lapangan ini, pengunjung tidak dikenakan biaya.

Adapun aktivitas yang bisa dilakukan seperti jogging, bersepeda, sepakbola, atau bahkan yoga. (2)

Lokasi

Monumen ini terletak di Jalan Puputan Renon, Denpasar, Bali, tepat di depan Kantor Gubernur Provinsi Bali.

Harga Tiket dan jam Operasional

Monumen Bajra Sandhi buka setiap hari dari pukul 08.30 hingga 16.30 WITA.

Tiket Dewasa Rp 25000

Tiket Pelajar SMP/SMA/Mahasiswa Rp 5000

HTM Anak Rp 2000 (3)

Ketentuan mengenai jam operasional dan tiket masuk dapat berubah sewaktu-waktu.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Ahmad Nur Rosikin)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Monumen Bajra Sandhi

ARTIKEL POPULER:

Notre Dame de Paris, Salah Satu Monumen Simbolis yang Bertahan Paling Lama di Paris

Garuda Wisnu Kencana, Salah Satu Patung Monumental Terbesar di Dunia

Monumen 45 Banjarsari, Taman yang Ada di Tengah Kota Solo

TONTON JUGA:

Editor: Aprilia Saraswati
Video Production: Fikri Febriyanto
Sumber: TribunnewsWiki

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved