Tribunnews WIKI

Betelgeuse - Bintang Paling Terang Kesepuluh

Minggu, 14 Juli 2019 18:40 WIB
TribunnewsWiki

TRIBUN-VIDEO.COM - Betelgeuse adalah bintang supergiant merah yang terletak 640 tahun cahaya di rasi bintang Orion (Sang Pemburu).

Bintang khas ini dapat ditemukan di sudut kiri atas Orion dan menandai bahu kanan pemburu.

Bintang-bintang berubah warna sepanjang siklus hidupnya dari jenis biru terpanas ke yang lebih tua, jenis merah dingin.

Perubahan ini tergantung pada fase evolusi bintang mana yang telah dicapai.

Betelgeuse memiliki umur yang sudah tua untuk supergiant dan memiliki suhu permukaan rendah 6000 F, membuatnya berwarna oranye-merah.

Betelgeuse berjarak 640 tahun cahaya dari Bumi.

Betelgeuse digolongkan sebagai supergiant merah dan merupakan bintang paling terang kesepuluh di langit malam.

Sebagai bagian dari konstelasi Orion, Betelgeuse dapat dengan mudah ditemukan di langit malam sepanjang tahun.

Bintang bermassa tinggi seperti Betelgeuse membakar bahan bakar mereka dengan sangat cepat, akibatnya mereka ada hidup untuk beberapa juta tahun.

Umur bintang seperti matahari kita bisa mencapi miliaran tahun.

Betelgeuse yang baru berusia 10 juta tahun sudah mendekati akhir masa hidupnya.

Betelgeuse diperkirakan akan meledak sebagai supernova dalam jutaan tahun mendatang.

Supernova terjadi ketika bintang bermassa tinggi tidak dapat lagi memadukan unsur-unsur di intinya.

Ketika Betelgeuse meledak, ia akan tampak seterang bulan di langit malam selama beberapa minggu dan bahkan mungkin terlihat di siang hari.

Supernova menghasilkan semburan radiasi sinar gamma yang mematikan, tetapi untungnya Betelgeuse terlalu jauh untuk menyebabkan kerusakan pada Bumi.

Astronom profesional juga mengawasi Betelgeuse karena diameternya berubah dari antara 550 hingga 920 kali diameter matahari.

Pada 2013, para astronom mengatakan Betelgeuse kemungkinan akan menabrak 'tembok kosmik' debu antar bintang dalam beberapa ribu tahun.

Etimologi

Nama tradisional Alpha Orionis, Betelgeuse, berasal dari frasa Arab Yad al-Jauza, yang berarti 'bahu Sang Agung' atau 'tangan Orion', mengacu pada posisi bintang di rasi bintang.

Ungkapan 'al-Jauzā' adalah nama Arab tradisional untuk rasi bintang Orion.

Betelgeuse dapat juga diterjemahkan sebagai 'Sang Agung' mengacu pada seorang wanita misterius.

Nama Arab modern untuk rasi bintang adalah 'al-Jabbār', yang berarti 'raksasa'.

Dengan frasa Yad al-Jauza, penerjemah Abad Pertengahan salah membaca karakter Arab untuk Y sebagai B, yang mengakibatkan kesalahan penerjemahan menjadi 'ketiak raksasa'.

Nama Betelgeuse dapat diucapkan / ˈbiːtəldʒuːs /, / ˈbiːtəldʒuːz /, atau / ˈbɛtəldʒuːz /.

Pengucapan aslinya tidak pasti.

Mitologi

Suku Inuit dari Pulau Baffin dan Semenanjung Melville memisahkan Betelgeuse dan Bellatrix dari sisa rasi bintang Orion.

Lalu, mereka menyebut Betelgeuse dan Bellatrix Akuttujuuk, 'dua bintang yang ditempatkan berjauhan'.

Betelgeuse adalah bintang kemerahan, dan salah satu yang paling cemerlang, sehingga Bellatrix menjadi penanda waktu.

Hal itu disebabkan ketika mereka muncul di cakrawala saat senja menjadi tanda bahwa hari-hari menjadi semakin lama.

Peran kedua bintang juga menjadi penting di negara-negara yang terjadi matahari tengah malam (dan akibat kegelapan musim dingin).

Mitos lain tentang keduanya datang dari Amerika Selatan: di antara suku-suku Amazon.

Bellatrix adalah Bocah Muda dengan Kano bersama seorang lelaki tua, bintang Betelgeuse, mengejar Peixie Boi, sebuah titik gelap di langit dekat Orion (juga dikenal sebagai Ikan Mulut).

Lokasi

Betelgeuse mudah ditemukan di langit karena merupakan bagian dari konstelasi musim dingin yang terkenal, Orion Sang Pemburu.

Dari pertengahan September hingga pertengahan Maret, Betelgeuse terlihat dari hampir semua lokasi di dunia, dengan pengecualian di selatan 82 ° S.

Untuk pengamat di belahan bumi utara, Betelgeuse naik di timur setelah matahari terbenam pada bulan Januari.

Pada bulan Maret, Betelgeuse dijadwalkan bergerak ke arah selatan pada sore hari.

Pada Mei, bintang itu hanya muncul sebentar di ufuk barat setelah matahari terbenam.

Di awal musim panas, Betelgeuse bergerak di belakang Matahari dan tidak bisa dilihat.

Beberapa bulan kemudian, dapat terlihat muncul di ufuk timur sebelum fajar.

Pada bulan Juni dan Juli, Betelgeuse tidak dapat dilihat di malam hari sama sekali, hanya menggunakan teleskop di siang hari.

(TribunnewsWiki/Indah)

 Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Betelgeuse

ARTIKEL POPULER:

Bintang - Jadi Pedoman Bagi Nelayan dan Petani

Planet Saturnus - Planet Terbesar Kedua di Tata Surya

Avengers : Infinity War - Babak Awal Thanos

Editor: Alfin Wahyu Yulianto
Video Production: Fikri Febriyanto
Sumber: TribunnewsWiki
Tags
   #Tata Surya   #Antariksa   #Tribunnews WIKI
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved