Tribunnews Update
Ekspresi Dankor Brimob Berkaca-kaca Sampaikan Duka Mendalam ke Keluarga Pengemudi Ojol: Innalillahi
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Komandan Korps Brimob (Dankor) Polri, Komjen Imam Widodo, mengungkapkan permintaan maafnya ke keluarga almarhum pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, yang tewas ditabrak mobil rantis Brimob, Kamis (28/8).
Dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (29/8), Imam berkaca-kaca saat menyampaikan belasungkawa atas peristiwa yang memicu kemarahan publik.
Baca: Demo Pengemudi Ojol di Markas Brimob Solo Ricuh, Ada Aksi Pelemparan Batu hingga Pagar Dirobohkan
Ia sebagai pimpinan mengaku bertanggung jawab secara moral atas insiden tersebut.
Lebih lanjut ia menyampaikan permohonan maaf ke seluruh masyarakat Indonesia.
Baca: Nasib 7 Oknum Brimob yang Lindas Pengemudi Ojol hingga Tewas Pakai Rantis, Dinyatakan Langgar Etik
Terkini, ia menyebut seluruh proses hukum terhadap tujuh anggota Brimob yang terlibat sudah ditangani Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri.
“Untuk semua proses tentang anggota kami, kami serahkan kepada Divpropam Mabes Polri,” tegasnya. (Tribun-Video.com/Tribunnews.com)
Baca juga berita terkait di sini
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Dankor Brimob Berkaca-kaca Minta Maaf ke Masyarakat Indonesia atas Tewasnya Affan Kurniawan
# TRIBUNNEWS UPDATE # Brimob # demo # unjuk rasa # ojol
Reporter: Adila Ulfa Muna Risna
Video Production: Muhammad TaufiqRahman
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Minta Bantuan Trump, WNA Terdakwa Kasus Korupsi Satelit Kemhan Indonesia Sebut Ada Kejanggalan
1 menit lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Iran Klaim Masih Simpan 170 Juta Barel Minyak di Tengah Blokade AS, Distribusi Terganggu di Laut
8 menit lalu
Terkini Nasional
Capek Nyetir! Gubernur Kaltim Ingin Kursi Pijat Rp125 Juta, Anggaran Disorot Mahasiswa
13 menit lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Siap Tempur! Timnas U-17 Indonesia Gaspol Asah Taktik Pertandingan Jelang Laga di Arab Saudi
13 menit lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Trump Tak Ingin Iran Untung 500 Juta Dolar Per Hari, Terus Blokir Agar Teheran Terpojok dan Menyerah
30 menit lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.